|
PanturaNews (Senayan) - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), HM Taufiq Kiemas meresmikan Gerakan Pengamalan Satu Juta Butir Pancasila di SMA Negeri 39 Cijantung, Jakarta Timur, Selasa 20 April 2010.
Dihadapan para mahasiswa dan siswa, Taufiq Kiemas menyambut baik dengan kegiatan Gerakan Pengamalan Satu Juta Butir Pancasila. “Kami menyambut baik kegiatan Gerakan Pengamalan Satu Juta Butir Pancasila, ini sebagai langkah nyata pembangunan demokrasi di Indonesia. Juga dapat mendorong partisipasi penyelenggara negara dan organisasi kemasyarakatan,” katanya di Gedung DPR MPR RI, Senayan, Jakarta.
Karang Taruna, kata Taufiq, sebagai wadah kepemudaan yang selalu respontif terhadap pembinanan dan pengembangan potensi pemuda-pemudi Indonesia sebagai sebuah gerakan meningkatkan pemahaman mengenai nilai-nilai yang tergandung di dalam Pancasila.
“Pancasila hendaknya tidak dipahami hanya sebagai dasar negara yang telah menjadi konsensus nasioanal dan diterima oleh semua kelompok sosial yang ada di Indonesia, tapi juga sebagai Ideologi negara yang menjadi pemersatu bangsa Indonesia, sekaligus menjadi modal dasar yang penting bagi bangsa Indonesia untuk selalu bersatu sebagai sebuah bangsa dalam bingkai NKRI,” jelasnya.
Dalam acara tersebut, Ketua MPR RI beserta tamu undangan mengisi buku diary untuk menulis apa yang sudah diamalkan Pancasila untuk hari ini, lalu lembaran itu di masukan di dalam ATM Pancasila.
Selain dihadiri oleh Wakil Gubernut DKI Jakarta, turut hadir juga beberapa Wali Kota dan Bupati yang berprestasi yang dalam wilayahnya paling banyak terdapat sekolah terbuka pancasila, daerah tersebut adalah Jakarta Pusat, Kota Bekasi dan Minahasa.