Senin, 03/05/2010, 17:09:00
Pemilukada Pekalongan, Tim Almas Gencarkan Sosialisasi di Kelurahan
Agus Zahid

PanturaNews (Kajen) - Setelah terbentuk tim sukses di tingkat Kecamatan dan Ranting, Tim Sukses Almas langsung melakukan sosialiasi hingga di tingkat kelurahan. Hal itu dilakukan agar masyarakat Kota Pekalongan lebih mengenal pasangan H Abu Almafachir dan H Masrof secara jelas, sehingga dapat menentukan pilihan pada Pemilu Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Pekalongan, Juni 2010 mendatang.

"Kami sekarang ini setiap hari melakukan sosialisai sampai ke tingkat ranting," ujar Ketua Tim Koalisi Almas, Arif Kurniawan, Senin 03 Mei 2010 pukul 14.00 WIB.

Aris mengatakan, strategi yang diterapkan untuk mensukseskan Almas, adalah mensosialisasikan pasangan H Abu Almafachir dan H Masrof kepada masyarakat di tingkat bawah, terutama menyampaikan visi dan misi yang diemban keduanya dalam membangun Kota Pekalongan lebih baik.

Pasangan Almas mempunyai komitmen yang tinggi dalam melakukan perubahan di Kota Pekalongan, dan pasangan ini bersedia berlaku jujur dan transparan kepada masyarakat. "Sosialisasi kita gencar terutama di tingkat ranting, cara ini saya lihat sangat efektif," kata Aris.

Ditambahkan, kordinasi yang dilakukan tim sikses tak hanya terfokus pada media Alma Center, namun lebih mengarah pada sosialisasi ditingkat masyarakat bawah. Karena media center hanya digunakan untuk evaluasi dan kordinasi setelah melakukan kegiatan di tingkar ranting. Selama ini, program tim sukses telah berjalan lancar dan hampir setiap hari melakukan sosialisasi kepada masyarakat. "Memang, kita tidak menjadikan media center sebagai pusat kegiatan, karena kegiatan kita langsung kepada masyarakat," tambah Aris.

Sementara Pembinan Partai Koalisi Pendukung Almas, Ribut Kalimantoro mengatakan, tim juga selalu siap melayani aspirasi masyarakat di media center, namun optimal pelayanan dapat dilakukan setiap sore dan malam hari. Karena pada siang hari biasanya masyarakat disibukkan dengan urusan masing-masing. "Kalau setiap sore sampai malam, media center tetap ada yang menjaga lah, karena itu untuk pelayanan masyarakat dalam rangka sukses Pilkada," katanya.


 
komentar
luay@19-05-2010 03:03 | jakarta - 114.58.100.3
MAJU TERUS UNTUK ALMAS......
KH. Anam@15-05-2010 10:51 | maryono_nanang@yahoo.com - 125.163.184.12
ILUSI NEGARA ISLAM Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia Gerakan garis keras transnasional di Indonesia terdiri dari kelompok-kelompok di dalam dan di luar institusi pemerintahan/parlemen yang saling mendukung untuk mencapai agenda bersama mereka. Bahaya paling jelas adalah identifikasi Islam dengan ideologi Wahabi/Ikhwanul Muslimin yang sangat ampuh membodohi umat Islam. Mereka menyusup ke bidang-bidang kehidupan bangsa Indonesia, terutama ormas-ormas Islam moderat, institusi pendidikan dan pemerintahan; dan dengan dalih membela dan memperjuangkan Islam, melakukan cultural genocide untuk menguasai Indonesia. Formalisasi agama (baca: Islam) yang mereka lakukan hanya dalih untuk merebut kekuasaan politik. Merespon gerakan ini, PP. Muhammadiyah menerbitkan SKPP Nomor 149/Kep/I.0/B/2006 untuk menyelamatkan Persyarikatan dari infiltrasi partai politik seperti PKS. Nahdlatul Ulama juga mengeluarkan fatwa bahwa Khilafah Islamiyah tidak mempunyai rujukan teologis baik di dalam al-Qur’an maupun Hadits. PBNU mengingatkan bahwa ideologi transnasional berpotensi memecah belah bangsa Indonesia dan merusak amaliyah diniyah umat Islam. Ketegangan kelompok moderat dengan gerakan garis keras adalah manifestasi perseteruan al-nafs al-muthmainnah dengan hawa nafsu. Pengetahuan yang terbatas membuat hawa nafsu tidak mampu membedakan antara washîlah (jalan) dari ghâyah (tujuan), dalam memahami Islam pun kerap mempersetankan ayat-ayat lain yang tidak sejalan dengan ideologinya. Hal ini juga mencerminkan hilangnya daya nalar dalam beragama.
Komentar Berita
Nama
Alamat
Security Code
4tdgq2
Komentar