Senin, 15/08/2016, 04:41:50
Lomba Qasidah Rebana HUT RI untuk Lestarikan Budaya
Laporan Zaenal Muttaqin

Salah satu grup peserta lomba qasidah rebana HUT RI di Kecamatan Sirampog, menunjukkan kemampuannya (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Meriahkan HUT RI ke 71 Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggalr lomba qasidah rebana, Senin 15 Agustus 2016. Lomba yang digelar di halaman kantor kecamatan setempat itu diikuti oleh 10 grup qasidah rebana dari desa-desa yang ada di Kecamatan Sirampog.

Lomba yang berlangsung sehari itu berjalan cukup meriah. Para peserta nampa berusaha tampil sebaik mungkin untuk menunjukkan kebolehannya.

"Peserta merupakan grup qasidah rebana yang umumnya ada di setiap desa," ujar panitia kegiatan, Rosidin.

Pada lomba itu, setiap grup peserta membawakan lagu wajib berjudul Merdeka dan Membangun, serta lagu pilihan bebas. Peserta lomba hanya boleh menggunakan alat musik jenis rebana tradsional, sementara alat musik jenis seruling dan elektrik tidak diperkenankan.

"Ini untuk melestarikan seni tradisional dan relegius, alat musik juga yang tradisonal dan Islami," kata Rosyidin.

Camat Sirampog, Munaedi SH yang membuka lomba tersebut mengatakan, selain untuk meriahkan HUT RI ke 71 sekaligus melibatkan masyarakat dalam memperingati hari kemerdekaan.

"Semangat kemerdekaan agar tetap tertanam pada masyarakat," katanya.

Lomba qasidah rebana dimaksudkan sebagai pengembangan dan pelestarian seni budaya bernuansa Islami dan dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun karakter masyarakat yang menjunjung tinggi agama dan moral kebudayaan.

Juga dalam rangka melestarikan kebudayaan daerah yang ditujukan kearah kemajuan peradaban serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Perilaku dan hasil karya manusia yang positif baik bersifat fisik, maupun non fisik, merupakan suatu kewajiban bagi pemerintah dan seluruh masyarakat untuk melestarikannya. Hal ini tujuannya untuk memperkokoh jati diri dan martabat bangsa serta menumbuhkan kebanggaan nasional sekaligus mempererat persatuan dan kesatuan, khususnya di Kecamatan Sirampog ini,” terang Munaedi.

Salah satu lagu wajib dalam lomba berjudul Merdeka dan Membangun, diharapkan melalui lantunan syair dan lagu religius yang edukatif, tersirat makna pesan moral secara persuasif yang dapat memotivasi untuk berkarya.

“Lomba ini sangat penting artinya dalam rangka memacu laju pembangunan di Kecamatan Sirampog yang merupakan sebagian besar penduduk beragama Islam,” pungkasnya.

Lomba qasidah rebana memperebutkan juara I, II dan III yang masing juara akan mendapatkan hadiah penghargaan berupa trophy dan sejumlah uang pembinaan.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita