Kamis, 29/09/2016, 04:58:44
Pemkab Bantu Modal untuk IKM Rp 2 M
Laporan Zaenal Muttaqin

Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE memberikan sambutan dan penjelasan tentang bantuan modal pada acara Fasilitasi IKM Terhadap Pemanfaatan Posdaya di Bumiayu (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, berikan bantuan permodalan bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) untuk mengembangkan usahanya. Melalui APBD perubahan tahun 2016 anggaran sebesar Rp 2 Milyar siap dimanfaatkan oleh pelaku IKM.

"Masyarakat yang ingin membuka usaha atau meningkatkan usahanya dapat memanfaatkan bantuan pinjaman permodalan dari Pemerintah Kabupaten," ujar Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE usai menghadiri acara Fasilitasi Industri Kecil Menengah (IKM) Terhadap Pemanfaatan Pos Pemberdayaan (Posdaya) Wilayah Selatan Tahun 2016, Kamis 29 September 2016 di Pendopo Eks Kawedanan Bumiayu.

Bantuan permodalan dari Pemkab Brebes yang telah dianggarakan melalui APBD perubahan 2016 tersebut disalurkan melalui Bank Kredit Kecamatan (BKK) Brebes dan BKK Banjarharjo masing-masing senilai Rp 500 juta dan melalui Bank Puspa Kencana sebesar Rp 1 milyar.

Bantuan pinjaman untuk warga yang membuka usahanya dengan nilai pinjaman minimal Rp 200 ribu dan maksimal Rp 1 juta, dikenakan bunga rendah sebesar 2 persen per tahun. Sementara untuk yang sudah berjalan usahanya dan akan mengembangkannya usahanya dapat memanfaatkan bantuan modal melalui pinjaman antara Rp 5 juta hingga Rp 20 juta dengan bunga oinjaman sebesar 7 persen per tahun.

"Bunganya cukup rendah terutama untuk warga yang akan membuka usahanya dan itu seperti yang diberlakukan di bank-bank milik pemerintah," terang Idza.

Kucuran dana APBD untuk pinjaman melalui bank milik Pemkab itu dimaksudkan untuk meningkatkan perekonomian warga. Melalui bantuan modal dan pendampingan itu sangat membantu warga dalam melakukan usaha.

Pemkab Brebes melakukan itu dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui penggalakan usaha IKM. Adanya bantuan dan pendampingan dari bank-bank milik Pemkab tersebut juga akan sangat membantu.

"Warga tentu akan lebih semangat dalam menjalankan IKM dan tentunya angsuran pengembaliannya juga akan lancar karena usahanya berjalan," tutur Idza.

Kepada pelaku IKM diharapkan juga lebih giat dan invatif dalam mengembangkan usahanya, terutama dalam pemasaran produknya. Untuk produk makanan ringan atau lainnya dapat juga bekerja sama dengan pihak terkait, seperti Dinas Pariwisata.

"Kita punya tempat-tempat wisata yang dapat dimanfaatkan untuk pemasarakat produk IKM dan itu cukup efektif sekaligus mengenalkan produk unggulan ke masyarakat luas," tandas Idza.

Pada kegiatan Fasilitasi IKM Terhadap Pemanfaatan Posdaya itu diikuti oleh warga pelaku IKM dari Kecamatan Bumiayu, Kecamatan Paguyangan dan Kecamatan Tonjong. Pada kesempatan itu peserta juga mendapatkan pelatihan membuka usaha dan mengembangkannya dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Brebes.

"Melalui kegiatan fasilitasi ini, pelaku IKM akan bertambah pengetahuannya dalam menjalankan usahanya karena ada bimbingan juga penjelasan tentang bagaimana mengatasi permodalan," kata Kepala Disperindag Brebes, Zaenudin saat sambutan pada acara tersebut.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita