Selasa, 13/07/2010, 16:07:00
Harga Sembako Naik Drastis, Cabe Merah Rp 30 Ribu/Kg
Yerry Novel

Walikota Tegal, H Ikmal Jaya saat monitoring harga sembako di Pasar Pagi Kota Tegal. (FT: Yerry Novel)

PanturaNews (Tegal) – Harga sembilan bahan pokok (Sembako) di Pasar Pagi Kota Tegal, Jawa Tengah, merambat naik dari 15 persen sampai 20 persen. Kenaikan tajam terjadi pada harga cabe merah dan hijau. Cabe merah yang semula Rp 17 ribu/ Kg menjadi Rp 30 ribu. Cabe hijau semula Rp 4 ribu/Kg menjadi Rp 12 ribu. Sedangkan harga beras berbagai jenis, setiap hari mengalami kenaikan.

Kenaikan harga sembako dan sayuran terungkap saat Walikota Tegal, H Ikmal Jaya melakukan monitoring harga di sejumlah pedagang sembako Pasar Pagi Kota Tegal, Selasa 13 Juli 2010 siang.

Salah satu pedagang, Eli (36) Blok C Nomer 5 Pasar Pagi, mengaku dagangannya sepi setelah harga-harga sembako naik. Menurutnya, harga kubis yang tadinya hanya Rp 3000/ Kg, sekarang menjadi Rp 7000. Sedangkan cabe merah, sebelumnya Rp 17 ribu, sekarang Rp 30 ribu. Dan cabe hijau tadinya Rp 4 ribu, sekarang menjadi Rp 12 ribu.

“Semuanya naik sejak satu bulan (Juni-Juli 2010-Red). Mungkin ini imbas dari kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Daging ayam saja, sekarang menjadi Rp 18 ribu/ Kg. Padahal sebelumnya hanya Rp 13 ribu,” tutur Eli kepada walikota.

Sementara, Nunung (49) pedagang khusus beras di Blok C Nomer 56, mengaku setiap hari semua harga beras naik Rp 100/ Kg-nya. Harga beras membramo yang tadinya Rp 6000/ Kg, sekarang Rp 7000. Sedangkan beras C 4 sebelumnya Rp 5500, sekarang menjadi Rp 6000. Beras jenis SS juga naik, semula Rp 6000 sekarang Rp 6500.

“Setiap hari harga beras naik Rp 100. Alasannya saya tidak tahu, kenaikan itu karena apa, yang jelas dari sananya (Produsen-Red) sudah naik,” ungkap Nunung.

Seusai melakukan monitoring harga, Ikmal menyampaikan bahwa kenaikan sembako, lantaran perubahan iklim. Yang seharusnya sudah musim panas, tapi saat ini masih saja turun hujan. Selain itu, di bulan Jili ini, musimnya orang hajatan. Dipastikan, sembako juga akan naik. Terlebih sudah mendekati bulan Ramadhan. “Pemkot akan selalu melakukan monitoring harga, sehingga jika menemukan kelangkaan barang atau harga terlalu tinggi, maka akan melakukan operasi pasar,” ujarnya.

Meski harga beras merambat naik, stok di Dolog masih bisa mencukupi. Untuk itu, tidak dikwatirkan akan terjadi kelangkaan barang. “Untuk beras, stok di Dolog masih aman,” imbuh Ikmal.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Komentar Berita
Nama
Alamat
Security Code
n2j72z
Komentar