Kamis, 29/07/2010, 18:55
86 Taruna Sekolah Tinggi Transpotasi Darat Tegal Diwisuda
Johari

Dr Heru Sutomo MSc

PanturaNews (Tegal) – Sebanyak 86 taruna Sekolah Tinggi Transpotasi Darat (STTD) Tegal, program studi Diploma III, Pengujian Kendaraan Bermotor (PPB) diwisuda di gedung pertemuan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transpotasi Darat Tegal, Kamis 29 Juli 2010.

Dr Heru Sutomo MSc dari Pusat Studi Transpotasi dan Logistik (Pustral) Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta dalam orasi ilmiahnya mengatakan, bahwa Jakarta adalah kota terkotor ke-3 di dunia. Akibatnya, biaya untuk kesehatan masyarakat Jakarta, mencapai Rp 20 trilyun pertahunnya. Meski tahun 2007, bensin Indonesia sudah tanpa timbal, namun solar masih kotor atau kadar Sulphur 5000 ppm dan standar Euro 2 yang diperkanalkan itu masih tergolong rendah di ASEAN. Dan masalah besar lainnya, mutu pengujian di beberapa daerah masih rendah, jumlah kendaraan yang diuji sangat sedikit hanya kendaraan umum dan barang saja. Kondisi kendaraan di Indonesia umumnya tergolong masih jelek dan tua, terutama truk dan bus. Sedangkan sepeda motor merupakan penyumbang polusi terbesar, karena bukan termasuk kendaraan yang wajib uji. 

Selain itu rekor pertumbuhan kendaraan terus terjadi sejak tahun 2003 hingga kini  mencapai 6 juta pertahun. Akibatnya, kecalakaan lalu lintas dan polusi udara tidak bisa dihindari lagi. Di sinilah perenan penguji sangat vital dan sangat dibutuhkan.

Ditegaskan, pengujian yang baik akan menjamin sehatnya kendaraan. Karena pada hakekatnya tujuan pengujian kendaraan adalah ‘Harmonization of people and vehicles, and realization of the safe vehicle society harmonized with the environment’.

Untuk itu Heru berpesan kepada wisudawan dan wisudawati untuk berkarya dan mengarahkan pencapaian cita-cita yang akan diraih, sesuai dengan disiplin ilmu yang telah diraih demi negera tercinta.

 


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Komentar Berita
Nama
Alamat
Security Code
j3rqqk
Komentar