|
PanturaNews (Brebes) – Sedikitnya lima wilayah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yakni Kecamatan Banjarharjo, Ketanggungan, Losari, Bantarkawung, Larangan dan Kecamatan Brebes rawan konflik dan tawur pada saat sebelum dan sesudah Lebaran. Camat diminta untuk Siaga Satu, memantau dan melaporkan situasi di masing-masing wilayahnya.
Hal itu terungkap saat Kantor Kesbang Polinmas Kabupaten Brebes menggelar Rapat Kordinasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (Rakor FKDM), mengantisipasi rawan konflik yang sering terjadi di beberapa daerah menjelang dan paska Lebaran, Rabu 01 September 2010.
Dikatakan Sekretaris Dewan Penasehat FKDM, Drs. Rais Khana, masyarakat harus selalu mewaspadai segala bentuk kerawanan baik rawan tawuran, kemacetan hingga rawan kecelakaan mengingat pada menjelang dan sesudah Lebaran hal terebut bisa saja terjadi.
“Pihak TNI yang bekerjasama dengan Polri akan mendirikan tenda Pos Pengamanan di beberapa daerah rawan tawur dan konflik seperti di Kecamatan Banjarharjo, Ketanggungan, Losari, Bantarkawung, Larangan dan Kecamatan Brebes,” ujar Rais Khana seusai rakor di ruang kerjanya.
Wakil Bupati Brebes, H. Agung Widyantoro, SH.MSi dalam sambutanya mengatakan, untuk mengantisipasi konflik yang sering terjadi di beberapa daerah pada Lebaran akibatkan oleh masyarakat yang baru pulang (mudik) dari perantauan, maka dihimbau kepada seluruh camat agar Siaga Satu. Camat dapat meminta seluruh kepala desa (Kades), memantau dan melaporkan segala situasi dan keadaan di lingkungan masing masing.
“Itu sebagai antisipasi dan pencegahan segala bentuk konflik yang dapat meresahkan masyarakat, karena dengan pemantauan yang intensif maka segala bentuk tindakan dan rencana adanya konflik akan cepat diketahui,” tutur Agung.
Sementara Pasi Intel Kodim 0713 Brebes, Kapten Infantri Suhut dalam pemaparanya mengatakan, menghadapi Hari Raya Idul Fitri tahun 2010 masyarakat dihimbau harus selalu mewaspadai segala bentuk kerawanan baik rawan tawuran.
“TNI bekerjasama dengan Polri akan mendirikan tenda pos pengamanan di beberapa daerah rawan tawur untuk menjaga dan mengantisipasi keamanan menjelang dan sesudah Lebaran,” jelas Suhut.
Rakor dihadiri Wakil Bupati Brebes, H. Agung Widyantoro, Asisten I Setda Brebes, Kepala Kesbang Polinmas, Kepala PU dan Tata ruang, Badan Intelejen Daerah, Pasi Intel Kodim 0713 Brebes, Kasat Intelkam Polres Brebes, serta seluruh pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat yang terdiri dari, LSM, SAR, FKUB, ORARI, RAPI, ormas, Tokoh pemuda dan tokoh Masyarakat.