Selasa, 13/06/2017, 12:26:49
Taufik Kiemas Sangat Senang Ngobrol dan Diskusi
Laporan Tim PanturaNews

Puan dan M. Yamin (berdiri) saat acara mengenang Taufik Kiemas di Gedung RNI, Jakarta (Foto: Publicanews)

PanturaNews (Jakarta) - Taufik Kiemas adalah sosok yang senang sekali mengobrol dan berdiskusi. Tidak jarang pula dia bersedia menerima tamu hingga larut malam. Almarhum Taufik Kiemas merupakan sosok yang mampu menjembatani pihak-pihak yang berseberangan.

Demikian diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani pada acara 'Mengenang Bapak Taufiq Kiemas' di Gedung Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Jakarta, Senin 12 Juni 2017.

"Saya masih ingat bahwa beliau menjadi jembatan dari beberapa pihak yang berseberangan," kata Puan dalam sambutanya mengenang ayahnya.

Sejumlah sahabat menghadiri acara haul Taufiq Kiemas ke-4, yang digelar untuk mengenang wafatnya tokoh nasional yang pernah menjadi Ketua MPR itu. Acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama, pernyataan testimoni dari para sahabat Taufiq Kiemas, dan diskusi yang dipandu oleh Dedi Gumelar atau Miing.

Ketua Panitia Acara, Muhammad Yamin yang juga Ketua Umum Seknas Jokowi mengatakan pelaksanaan acara adalah ide dari beberapa sahabat Taufiq Kiemas yang selama ini sering berkumpul dengannya. Menurut rencana, acara 'Mengenang Bapak Taufiq Kiemas' akan diadakan setiap tahun.

"Pak Taufiq Kiemas adalah sosok negarawan yang sangat menghargai kemajemukan di tengah-tengah beragamnya masyarakat Indonesia. Dia juga sosok yang sangat menjunjung tinggi Pancasila," ujar Yamin, sahabat Taufiq Kiemas.

Menurut Muhammad Yamin, sebagaimana usulan Puan, pada tahun mendatang acara akan diisi dengan hal-hal yang pernah dilakukan oleh Taufiq Kiemas semasa hidupnya. Misalnya, berdiskusi dengan kelompok-kelompok yang pernah dirangkulnya, berdiskusi tentang kebangsaan untuk NKRI dan lainnya.

Hadir dalam acara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto, wartawan sekaligus politikus PDIP Panda Nababan, pimpinan Forum Silaturahmi Anak Bangsa Suryo Susilo, aktivis Hariman Siregar, politisi PDIP Budiman Sudjatmiko, serta sejumlah tokoh nasional dan petinggi partai politik.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita