Kamis, 15/06/2017, 02:08:34
Usai Sidang di PN Brebes, Tahanan Melarikan Diri
Laporan Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Salah satu dari belasan tahanan titipan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Brebes, Jawa Tengah, nekat melarikan diri usai mengikuti sidang di Pengadilan Negeri (PN) Brebes, Rabu 14 Juni 2017 siang.

Diketahui, salah satu tahanan yang nekat kabur itu bernama Dedi Setyawan, tahanan kasus pencurian. Warga asal Desa Pagejukan, Kecamatan Brebes itu, melarikan diri saat mobil tahanan parkir di halaman Lapas Brebes, untuk mengembalikan para tahanan usai sidang. Sebelumnya tahanan itu berhasil melepaskan borgol yang mengikat tangannya dengan tangan tahanan lain.

Salah seorang saksi mata mengatakan, tahanan itu kabur saat mobil tahanan masuk ke halaman LP. Namun saat para tahanan turun, tiba-tiba seorang tahanan mendorong tahanan lainnya dan melarikan diri.

"Petugas saat itu juga langsung mengejar dan berteriak ada tahanan kabur. Warga disekitar yang melihat juga ikut mengejarnya, tapi tidak berhasil ditangkap," ujar Rizal (35), seorang warga yang tengah bekerja mengelas tralis di komplek Lapas Brebes.

Menurutnya, saat kejadian situasi halaman Lapas Brebes sepi. Padahal saat siang hari biasanya ramai oleh orang yang akan menjenguk para tahanan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes, Pendi Sijabat membenarkan peristiwa kaburnya seorang tahanan tersebut. Bahkan, dirinya mengecek ke lokasi kejadian di halaman LP Brebes. Tak berselang lama, belasan anggota Polres Brebes datang untuk mengecek lokasi dan melakukan pengejaran.

"Saya baru mendapat laporan, katanya ada tahanan kabur. Makannya saya langsung kesini untuk mengeceknya," ujar Kajari ditemui di halaman LP Brebes.

Dia mengatakan, tahanan itu berstatus terdakwa dan merupakan tahanan titipan dari PN Brebes, karena saat ini masih dalam proses persidangan. Petugasnya mengambil tahanan di LP atas perintah PN untuk menghadirkan terdakwa dalam persidangan.

"Saat ini masih dikejar, saya tidak bisa bilang banyak karena memang belum mendapat laporan secara rinci," tandasnya.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita