Senin, 07/08/2017, 08:43:55
Wes: Partai Golkar Siapkan Panitia Penjaringan Balon
Laporan SL Gaharu

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo (Foto: Dok/Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Karena Partai Golkar Kota Tegal, Jawa Tengah, tidak memenuhi persyaratan KPU untuk mengusung Calon Walikota (Cawalkot) dan calon Wakil Walikota (Cawalkot), maka DPD tidak mengumumkan secara terbuka pendaftaran bakal calon (Balon) Walkot dan Wawalkot untuk Pilkada Serentak 2018 mendatang.

“Namun kami mulai hari ini (Senin 7/8-Red) menyiapkan panitia penjaringan balon walkot dan wawalkot, tapi kami melakukan penjaringan secara internal sebagaimana hasil konsultasi dengan DPD Golkat Jawa Tengah. Kami tidak menolak warga yang akan mendaftar ke Partai Golkar. Kami akan menerima,” terang Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo, SH yang akrab disapa WES kepada PanturaNews.com, Senin 07 Agustus 2017 pukul 08:00 WIB.

Dikatakan Wes, Partai Golkar tidak memenuhi syarat untuk mengusung cawalkot-wawalkot karena hanya memiliki 4 kursi di DPRD Kota Tegal. Untuk mengusung dan mendaftarkan calon yang akan diusung, Partai Golkar harus melakukan koalisi. Persyaratan untuk mengusung cawalkot-wawalkot, minimal diusung oleh 6 kursi gabungan partai politik.

“Kami tahu diri, sehingga tidak mengumumkan pembukaan penjaringan secara terbuka,” tutur Wes.

Dijelaskan dia, hasil penjaringan yang dilakukan Partai Golkar Kota Tegal, selanjutnya akan dikirim ke DPD Partai Golkar Jawa Tengah untuk diverifikasi dan disaring. Selanjutnya, nama-nama balon yang sudah disaring dan memenuhi syarat, tiga (3) nama balon akan dikirim ke DPP Partai Golkar untuk dimintakan rekomendasi.

“Tiga nama yang dikirim akan dimintakan rekomendasi dari DPP,” tegas Wes.

Sebelumnya, lanjut Wes, DPD Jawa Tengah dan DPP Partai Golkar akan melakukan survey elektabilitas nama-nama balon yang mendaftar ke Partai Golkar.

“Survey difokuskan kepada elektabilitas. Para balon yang mendaftar masing-masing juga melakukan survey dengan menggunakan lembaga survey yang independent,” pungkas Wes.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita