Selasa, 08/08/2017, 05:08:23
Ketua PKS Daftar Balon Wakil Walikota di Golkar
Laporan SL Gaharu

Ketua DPD PKS Kota Tegal, H. Amiruddin mengambil formulir pendaftaran di Partai Golkar (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Ketua DPD PKS Kota Tegal, Jawa Tengah, H. Amiruddin, Lc mengambil formulir pendaftaran/ penjaringan bakal calon (balon) Walikota (Walkot) dan Wakil Walikota (Wawalkot) Tegal, untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tegal Serentak 2018 di DPD Partai Golkar Kota Tegal, Selasa 08 Agustus 2017 pukul 10:00 WIB.

Amiruddin yang datang ke Sekretariat DPD Partai Golkar dikawal kader-kadernya itu, mengambil formulir pendaftaran sebagai balon wakil walikota. Pada hari yang sama, H. Wartono yang tercatat tinggal di Perumahan Kota Harapan Indah Bekasi, Jawa Barat, juga mengambil formulir pendaftaran/ penjaringan sebagai wakil walikota. H. Wartono yang asli orang Tegalsari, Kota Tegal itu, mengambil formulir melalui orang yang dikuasakan, yakni Wikono Nugroho.

Salah satu panitia pendaftaran, Soeparjo Ali mengatakan, kandidat yang sudah mengambil formulir pendaftaran sampai hari Selasa 08 Agustus 2017 pukul 13:00 WIB sudah 6 orang, 3 orang untuk balon walikota dan 3 orang untuk balon wakil walikota.

“Tiga yang mendaftar sebagai balon walikota adalah Bambang Iriato, HM. Nursholeh dan Tanty Prasetyo Ningrum. Sedangkan yang mendaftar sebagai balon wakil walikota adalah H. Moh. Ilyas, H. Amiruddin dan H. Wartono,” jelasnya.

Sementara Amiruddin ketika ditanya soal mendaftar di Partai Golkar mengatakan, awal niat mendaftar setelah melakukan konsolidasi internal PKS dan konsultasi ke DPD PKS Jawa Tengah, bahkan ke DPP, akhirnya mengamanahkan dia untuk maju untuk mengambil kursi G2 (Wakil Walikota-red)-nya.

“Pada pilkada-pilkada sebelumnya, PKS hanya mendukung pasangan calon walikota-wakil walikota dari partai lain. Tapi mulai tahun ini, ada kesepakatan untuk menjadi balon wakil walikota. Pilihan itu sesuai dengan kesiapan PKS,” ujarnya sesuai mengambil formulir.

Menurutnya, setelah ada kesepakatan maju menjadi balon wakil walikota, pihaknya melakukan komunikasi dengan semua partai. Karena kebetulan yang membuka pendaftaran adalah Partai Golkar, sehingga dia mendaftar. Sebelumnya, kata dia, PKS sudah melakukan komunikasi dengan Partai Golkar, meskipun itu belum final. PKS hanya memiliki tiga kursi di DPRD Kota Tegal, sedangkan syarat untuk mengusung adalah minimal enam kursi.

“Kami juga melakukan komunikasi dengan partai yang lain. Selain komunikasi dengan partai karena PKS harus koalisi, kami juga melakukan komunikasi dengan yang akan maju sebagai bakal calon walikota,” jelas Amiruddin.

Diketahui, Partai Golkar tidak memenuhi syarat untuk mengusung cawalkot-wawalkot karena hanya memiliki 4 kursi di DPRD Kota Tegal. Untuk mengusung dan mendaftarkan calon yang akan diusung, Partai Golkar harus melakukan koalisi. Persyaratan untuk mengusung cawalkot-wawalkot, minimal diusung oleh 6 kursi gabungan partai politik.

Sesuai jadwal dan tahapan, pengambilan formulir pendaftaran dibuka sampai dengan tanggal 12 Agustus 2017. Sedangkan batas pengembalian formulir yang sudah dilengkapi persyaratan, adalah tanggal 14 Agustus 2017 pukul 00:00 WIB.

Sementara mulai tanggal 15 Agustus 2017, dilakukan verifikasi berkas pendaftaran, dan pada tanggal 21 Agustus 2017 Rapat Pleno diperluas dengan acara: Penyampaian visi misi bakal calon, tanggapan dan masukan dari peserta Rapat Pleno, Pembahasan dan Penetapan bakal calon secara musyawarah dan mufakat, dilanjutkan penandatanganan berita acara penetapan bakal calon.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita