Senin, 14/08/2017, 02:29:55
Baru 5 Balon Walkot dan Wawalkot Kembalikan Berkas
Laporan SL Gaharu

Bakal calon Walikota Tegal, Mulyadi saat menyerahkan formulir pendaftaran ke panitia penjaringan (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Pada hari terakhir pengembalian berkas pendaftaran/ penjaringan bakal calon (balon) Walikota (Walkot) dan Wakil Walikota (Wawalkot) Tegal, untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tegal 2018 di DPD Partai Kota Tegal, Jawa Tengah, baru dilakukan  5 orang pendaftar, Senin 14 Agustus 2017 siang.

Dijelaskan Ketua Panitia Pendaftaran, Drs. H. Soebarno, hingga pukul 12:00 WIB ini, pendaftar yang sudah mengembalikan berkas/ formulir baru lima orang yakni HM Nursholeh mengembalikan formulir pendaftaran balon walikota pada Jumat 11 Agustus 2017, dan H Wartono mengambalikan formulir balon wakil walikota.

Sedangkan Tanty Prasetyo Ningrum, SH,MM mengembalikan formulir balon walikota pada Sabtu 12 Agustus 2017 siang. Menyusul pada Senin 14 Agustus 2017, Bambang Irianto mengembalikan formulir balon walikota. Berikutnya adala H. Moh. Ilyas mengembalikan formulir pendaftaran balon wakil walikota, dan Ir. H. Akhmad Mulyadi mengembalikan formulir pendaftaran pada pukul 10:30 WIB.

“Sampai sekarang (pukul 12:00) baru lima orang yang mengembalikan formulir pendaftaran. Pengembalian akan ditutup pada pukul 00:00. Dari kelima pendaftar yang mengembalikan, masih ada kekurangan dokumen persyaratan yaitu surat pernyataan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta surat pernyataan setia kepada Pancasila dan NKRI,” ujarnya.

Sedangkan acara Rapat Pleno: Penyampaian visi misi bakal calon, tanggapan dan masukan dari peserta Rapat Pleno yang sedianya digelar 21 Agustus 2017, ditunda sampai ada perintah dari DPD Partai Gorkar Jawa Tengah dan DPP Partai Golkar.

“Rapat Pleno Penyampaian visi misi bakal calon ditunda, sampai ada balon yang direkomendasikan DPP,” jelas Soebarno.

Sementara H. Akhmad Mulyadi ke DPD Partai Golkar Kota Tegal dikawal 100 pumuda dengan mengemdarai sepeda motor. Dalam sambutannya, dia mengatakan akan mengikuti proses Partai Golkar. Mulyadi juga siap melengkapi berkas persyaratan jika masih ada yang kurang lengkap, sesuai dengan waktu yang tersedia.

“Pada kesempatan ini, kami sampaikan permohonan maaf, apabila kami datang diiringi dengan semangat anak-anak muda, mereporkan panitia dan memenuhi tempat parkir,” ucap

Diketahui, Akhmad Mulyadi yang asli Tegal ini menjabat sebagai Manager Hrd & Ga PT. Zug Industri Indonesia EPC Power Plant sejak Desember 2014 sampai sekarang. Lulusan Universitas Gadjah Mada Jurusan Teknik Kimia, selama di TNI menjabat Pengawas Sistem Pemeliharaan Depo Senjata November, 89 - Jun'95, Pengawas Pemeliharaan Depo Quality Control TQC Jun'95 - Mar'98, Pengawas Pemeliharaan Depo R & D Pergeseran Mar'98 - Mar'99, Comandant District Ordnance Maintenance Mar'99 - Dec'04, Kepala Bagian Kerjasama Internasional di Departemen Pertahanan Kerjasama Dec'04- 13 Agustus, Manajemen Trainer Pendidikan & Pelatihan Pusat 13 Agustus-14 Desember.

Sedangkan pengalaman lainnya, Akhmad Mulyadi juga sebagai Trainer: Spesialis Senjata Pendidikan Ordnance dan Pusat Pelatihan yang mungkin termasuk pemeliharaan, layanan, perbaikan, modifikasi dan inovasi of Arms kecil, senjata menengah dan peluru kendali.

Pelatihan Manajemen bagi Pejabat terutama dalam Pengadaan, Analisis Manajemen Teknis, Analisis logis, Material Merusak (kimia, bom dll), WMD, Laporan Konsultan, Manajemen SDM, Skripsi atasan dan lainnya. Juga sebagai Dosen STT Ahmad Yani Bandung, dan STIE YAI.

“Untuk visi misi, saya akan lebih memprioritaskan pembangunan SDM, karena itu akan meningkatkan kualitas kinerja agar sesuai dengan masing-masing bidang dan disiplin ilmunya,” terang ayah tiga putra, Argon Faisal Marconi, Lukman Aldi Britantyo dan Pradita Andriyani Laela.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita