Kamis, 19/10/2017, 06:02:54
Dishub Inpeksi Keselamatan Lalin di Flyover Kretek
Laporan Zaenal Muttaqin

Skid Resistance Tester sedang digunakan untuk mengukur tingkat kekesatan aspal jalan di Flyover Kretek (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bekerjasama dengan Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal melakukan inpeksi keselamatan lalu lintas (Lalin) dan jalan di Flyover Kretek jalan nasional jalur Kecamatan paguyangan, Kamis 19 Oktober 2017.

Kasi Teknik Sarana Prasarana Dishub Brebes, M Reza Prisman MSc mengatakan, inpeksi keselamatan lalu lintas dan jalan di Flyover yang ada di jalan nasional ruas Tegal - Purwokerto dilakukan karena dari hasil pendataan sejak dioperasikan banyak terjadi kecelakaan.

"Banyaknya kecelakaan yang mengakibatkan jatuhnya korban di Flyover Kretek, sehingga perlu dilakukan kembali inpeksi keselamatan lalu lintas dan jalan," kata Reza yang juga sebagai staf Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan master auditor ini.

Inpeksi keselamatan lalu lintas dan jalan di Flyover Kretek dilakukan sebagai kajian komprehensip untuk mendapatkan hasil yang komprehensip pula. Hasilnya juga akan dapat dimanfaatkan oleh stake holder yang terkait.

"Hasil dari inpeski ini akan sangat bermanfaat bagi pihak-ihak terkait, baik itu Dinas Perhubungan, Kementeria PU dan juga Kepolisian," terang Reza.

Dikatakan, dalam inpeksi diturunkan beberapa survey unit sebagai peralatan khusus dari Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal. Diantaranya ada Hawk Eye Survey, Skid Resistance Tester dan lainnya.

"Peralatan yang tergolong canggih itu akan mengukur seperti kekesatan aspal jalan, kemiringan dan kelandaian jalan, termasuk rambu atau perlengkapannya itu dapat terbaca dengan baik atau tidak oleh pengguna jalan," terang Reza.

Kepala Tata Usaha (KTU) Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 06 Satker Wilayah 1 Provinsi Jawa Tengah, Lindung Simbolon yang ikut serta dalam inpeksi tersebut mengatakan, apapun hasil dari inpeksi kelamatan lalu lintas pada Flyover Kretek akan menjadi masukan yang sangat berarti. Hasilnya akan disampaikan ke Kementerian PU dan Bina Marga untuk evaluasi dan penanganan lebih lanjut.

"Hasilnya nanti akan sangat bermanfaat untuk dijadikan evaluasi terutama jika perlu penanganan lebih lanjut," katanya.

Diungkapkan, sebelum Flyover Kretek difungsikan sudah ada uji kelayakan dan hasilnya layak sehingga difungsikan. Meski begitu karena terjadi banyak kecelakaan perlu dilakukan inpeksi lagi untuk mendapatkan penyebab dan juga penyelesaiaannya.

"Sebelumnya sudah dinyatakan layak dan difungsikan," tandas Lindung.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita