Kamis, 19/10/2017, 08:17:26
Dewi Aryani Serahkan Peralatan K3 Kepada Nelayan
Laporan SL Gaharu

Dewi menyerahkan alat K3 (atas), para nelayan foto bersama seusai sosialisasi penerapan K3 (Foto: Dok/Rio)

PanturaNews (Tegal) - Bantuan peralatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), diharapkan nelayan tidak hanya memanfaatkan saja, tapi menjadikan K3  sebagai budaya dalam melaksanakan pekerjaan sebagai nelayan.

“Kesehatan dan Keselamatan Kerja merupakan faktor penting yang harus dipenuhi, guna meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja,” kata Anggota Komisi 9 DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, DR. Dewi Aryani, MSi saat menyerahkan bantuan peralatan K3 kepada nelayan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, di "Rumah Aspirasi Dewi Aryani" Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Kamis 19 Oktober 2017.

Penyerahan peralatan K3 bersama Tim Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) itu, sekaligus diadakan Sosialisasi Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Pada penyerahan bantuan hadir juga Anggota DPRD Kabupaten Tegal, H. Hutri Agus Mardiko, SH yang juga suami Dewi Aryani.

Menurut Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr, acara dihadiri sekitar 34 nelayan mewakili beberapa kelompok nelayan yang ada di Pantura Kabupaten Tegal. Sebanyak 34 paket K3 yang diserahkan berupa life jacket, jas hujan, sepatu boot, dan lainnya.

Dengan bantuan peralatan ini, diharapkan nelayan tidak hanya memanfaatkan peralatan K3, tapi menjadikan K3 sebagai budaya dalam melaksanakan pekerjaan sebagai nelayan.

“Saya harap di semua tempat kerja, K3 diterapkan. Keselamatan selama melaut tetap harus diutamakan, agar bisa meminimalisir kecelakaan kerja. Pelampung harus di pakai selama melaut. Bagi nelayan yang mendapatkan bantuan, agar bisa menumbuhkan budaya peduli K3," tandas politisi PDI Perjuangan yang berangkat ke Senayan dari Dapil Jawa Tengah 9 (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes).

Dewi Aryani menjelaskan, banyaknya laporan yang mengatakan bahwa nelayan selama ini banyak yang tidak menggunakan pelampung saat melaut mencari ikan, dan juga tidak menggunakan masker atau helm saat memperbaiki perahu mereka. Kejadian ini sangat memprihatinkan.

“Padahal peralatan itu sangat penting, sebab bisa saja nelayan itu terjatuh saat memanjat atau mata mereka terkena serbuk kayu saat membetulkan kapal,” tambahnya.

Kelompok nelayan yang hadir pada penyerahan bantuan peralatan K3, menyampaikan terimakasih dan menyampaikan aspirasi supaya jumlah paket K3 bisa di tambah, sehingga mayoritas nelayan bisa menggunakan peralatan K3 selama melaut.

“Kami sangat bersyukur mendapatkan bantuan peralatan keselamatan kerja. Bantuan ini sangat bermanfaat dalam kerja setiap hari,” tutur salah satu nelayan.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita