Jumat, 20/10/2017, 06:51:46
Disbudpar dan Tim Buton Sosialisasi Cagar Budaya
Laporan Zaenal Muttaqin

Disbudpar dan Tim Buton saat sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya serta Peradaban ke sekolah (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sosialisasikan Perda Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya serta Peradaban ke sekolah. Sosialisasi yang dikuti para guru sejarah dan perwakilan masyarakat serta intansi terkait itu digelar di SMA Negeri 1 Bumiayu, Kamis 19 Oktober 2017.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Brebes, Bambang Haryanto mengatakan, kegiatan sosialisasi dimaksdukan untuk lebih mengenalkan dan menumbuhkan minat masyarakat kepada kebudayaan yang ada di Brebes. Sekolah menjadi sasara sosialisasi mengingat sekolah dinilai sangat tepat untuk memberikan edukasi tentang kepurbakalaan kepada generasi muda.

"Melalui sekolah sosialisasi kebudayaan akan mengena terutama pada generasi muda untuk dapat melestarikan kebudayaan," katanya.

Dalam melakukan sosialisasi ini Disbudpar menggandeng Tim Kepurbakalaan Bumiayu-Tonjong (Buton), untuk lebih mengenalkan tentang temua fosil-fosil purbakala di sekitar Bumiayu dan Tonjong.

Kasi Sejarah Disbudpar, Wijanarto mengatakan, hasil temuan fosil oleh Tim Museum Buton, tentu akan melengkapi koleksi zaman purbakala di Jawa Tengah.

"Kita berharap nanti bersinergi bagaimana supaya upaya untuk program kegiatan, sehingga pemerintah tahu pentingnya Buton yang melengkapi di Semedo, Patiayam dan Sangiran. Karena ini sudah ada pengkajian tidak hanya sekarang wilayah Buton ini memang luar biasa," terangnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Museum Mini Buton Rafli Rizal menyambut baik dengan kegiatan ini. Menurut dia, kegiatan ini akan semakin memudahkan pengenalan benda purbakala yang berumur jutaan tahun.

"Tentu saja kami sangat menyambut baik. Ini akan semakin memudahkan kita untuk berkoordinasi terkait kunjungan siswa sekolah yang sekarang sudah berjalan," katanya.

Perlu diketahui, Tim Museum Buton pertama kali menemukan fosil sejak beberapa tahun silam. Museum Buton yang ada di Perumamahan Bumi Sari Ayu Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, memiliki ratusan hingga ribuan potong koleksi benda purbakala.

Fosil-fosil tersebut diperoleh di beberapa aliran sungai di daerah antara wilayah Kecamatan Bumiayu dan Kecamatan Tonjong. Seperti, Sungai Petujah, Sungai Glagah, Sungai Bodas, Sungai Cisaat, Sungai Gintung dan Sungai Kalijurang. Peneliti dari Balai Arkeolog (Balar) Yogyakarta maupun dari tim Sangiran sudah beberapa kali datang.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita