Rabu, 08/11/2017, 06:38:12
Banyak Kecelakaan, KNKT Investigasi Flyover Kretek
Laporan Zaenal Muttaqin

Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dari Jakarta melakukan investigasi di Flyover Kretek (Foto: WA/SR)

PanturaNews (Brebes) - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi ke Flyover Kretek di jalan nasional ruas Tegal - Purwokerto jalur Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu 08 November 2017. Investigasi dilakukan karena banyaknya kecelakaan yang terjadi di Flyover yang mulai difungsikan sejak akhir Agustus 2017 lalu.

Tim Investigation in Charge (IIC) KNKT dari Jakarta ini terdiri dari tiga orang yakni, Ignasius Fredi, Muhamad Leksono dan Wisnu Haryadi itu langsung melakukan pemeriksaan kondisi fisik Flyover Kretek.

"Kami ke sini untuk mengumpulkan semua data faktual, jalan, kendaraan, pengemudi, kepolisian dan lainnya," kata Muhamad Leksono.

Hasil investigasi selanjutnya akan dikaji untuk dijadikan rekomendasi ke semua stakeholder yang terkait. Minimal nantinya di Flyover ini tidak akan terjadi kembali.

"Ini untuk perbaikan bagi semua pihak, memberikan masukan ke pihak-pihak terkait," kata Leksono.

Sejak difungsikan pada akhir Agustus 2017 lalu, tercatat ada 16 kejadian kecelakaan lalu lintas. Beberapa diantaranya terjadi hanya dalam jangka waktu beberapa menit dan jam saja.

Terakhir kecelakaan terjadi pada Selasa malam 07 November 2017 sekira pukul 21.30 WIB. Sebuah truk dengan nomor polisi (nopol) R 1877 GK bermuatan kardus itu mengalami rem tak berfungsi dan tak dapat dikedalikan setelah melintasi Flyover Kretek, sehingga menabrak mobil Suzuki Aerio nopol B 8920 EN yang mengakibat nyunsep ke sawah.

Truk kemudian meluncur ke arah utara tak terkendali dan menabrak truk tronton nopol E 9357 P yang melaju lawan arah. Truk yang ditabrak pun mental ke belakang dan mengenai sepeda motor bernopol G 4998 CAG yang melaju di belakangnya.

Kapos Lantas Bumiayu, Aiptu Triwantoro mengatakan, diduga truk bermuatan kardus mengalami rem tak berfungsi, dan menabrak kendaraan di depannya karena kondisi jalan yang menurun.

"Dugaan rem tak berfungsi sehingga mengakibatkan kecelakaan," katanya.

Tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu, namun pembonceng sepeda motor menngalami luka-luka dan harus dirujuk ke RS di Purwokerto, begitu pula dengan pengemudi truk.

Sebelumnya, kecelakaan yang cukup tragis dan memakan korban jiwa terjadi pada Senin 06 November 2017, sebuah bus pariwisata dengan nomor polisi K 1515 EW selip dan nungsep ke sawah yang ada sisi jalan.

Selang kira-kira 10 menit sebuah truk pengangkut semen curah dengan nomor polisi B 9749 EG, juga mengalami selip dan menghantam pagar pembatas Flyover dan akhirnya terjun ke sisi kanan dan masuk ke sungai.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita