Rabu, 08/11/2017, 11:38:10
Brebes Rawan Peredaran dan Transaksi Narkoba
Laporan Takwo Heriyanto

BNK Brebes Sidak dan melakukan Tes Urine anggota dan PNS Kodim Brebes (Foto: Takwo Heryanto)

Brebes Wilayah Potensial Transaksi Narkoba

 

PanturaNews (Brebes) - Badan Narkotika (BNK) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kembali menggelar Sosialisasi P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) dan Sidak (Inspeksi Mendadak) berupa Tes Urine ke instansi- instansi di wilayahnya.

Kali ini, BNK Brebes menyambangi Kodim 0713/Brebes, dan menyasar seluruh personelnya baik militer maupun ASN, Rabu 8 November 2017.

Kegiatan sosialisasi dan sidak narkoba (test urine) dalam program P4GN ini, merupakan kegiatan rutinitas yang dilaksanakan BNK Brebes dalam memelihara satuan di jajaran Kabupaten Brebes yang bebas akan narkoba.

Selain itu, juga merupakan program pembinaan dari satuan berdasarkan instruksi dari Pangdam IV/Diponegoro melalui BNK Brebes sebagai pelaksananya. 

Acara dimulai dengan sosialisasi P4GN oleh pemateri Kasi Pencegahan Badan Narkotika Brebes, Lukman Suyanto, SH. Menurutnya, Kabupaten Brebes merupakan wilayah yang sangat rawan terhadap peredaran narkoba. Sebab,  berada di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Barat, sehingga menjadi tempat potensial dalam perlintasan dan transaksi narkoba.

"PR ini menjadi tugas kita bersama dan bukan hanya BNK dan BNN saja. Dan masalah narkoba jauh lebih berbahaya dibanding dengan masalah terorisme, dengan tolak ukur banyaknya korban akibat narkoba," katanya.

Dandim 0713/Brebes melalui Pasiintel Kodim Kapten Inf M. Tuteng Aryolona mengungkapkan bahwa, tes urine dilaksanakan terhadap seluruh anggota Makodim 0713/Brebes tanpa terkecuali.

Hal itu bertujuan guna memelihara profesionalitas TNI yang bebas narkoba, sehingga bila terdapat anggota Kodim 0713/Brebes yang terbukti positif menggunakan Narkoba, maka akan ditindak/diproses sesuai hukum di lingkungan Angkatan Darat.

"Ini merupakan perintah dari Panglima Kodam IV/Diponegoro,” ungkapnya.

Dia menambahkan, bahwa Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf. Ahmad Hadi Hariono, sangat mengapresiasi sosialisasi maupun sidak urine yang dilakukan oleh BNK Brebes, dalam membantu penciptaan instansinya yang bebas narkoba.

"Sesuai perintah dari Panglima TNI, bahwa bagi prajurit TNI yang melakukan penyalahgunaan narkoba baik pengguna maupun pengedar, tidak ada hukuman lain selain pemecatan dengan tidak hormat,” tegasnya.

Sementara, Kepala BNK Brebes, Atmo Tan Sidik mengingkapkan, tes urine yang dilakukan menggunakan parameter untuk mengetahui adanya kandungan dari Amphetamine (AMP), Methampetamine (MET), Marijuana (THC), ‎Morphine (MOP) dan Benzodiazepines (BZO).

Pasalnya, saat ini sudah banyak narkoba jenis baru yang sudah beredar dimasyarakat dan sangat membahayakan bagi generasi muda kita.

"Memang ada beberapa jenis narkoba yang bisa digunakan oleh Medis/Kedokteran namun sesuai dengan dosis menurut Undang-undang yang berlaku. Sebagai contoh adalah Morfin yang kita kenal sebagai penghilang rasa sakit (Analgetik)," terangnya.

Hal itu, lanjutnya, mengacu pada landasan hukum Psikotropika yaitu menurut UU RI Nomer 5 Tahun 1997 tentang zat atau obat baik alamiah maupun sintetis dan bukan narkotika yang mempunyai sifat psikotropik (pengaruh selektif pada susunan saraf yang menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental serta perilaku manusia).

"Saya sangat bangga terhadap satuan Kodim Brebes, yang sampai dengan detik ini merupakan satuan yang bersih narkoba. Ini dibuktikan dari hasil sidak kali ini yang belum ditemukan adanya penggunaan maupun penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita