Kamis, 09/11/2017, 03:25:41
Kecelakaan Berulang, KNKT Investigasi Flyover Kretek
Laporan Zaenal Muttaqin

Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dari Jakarta melakukan investigasi di Flyover Kretek (Foto: WA/SR)

PanturaNews (Brebes) - Intensitas kecelakaan tinggi dalam kurun waktu tertentu di lokasi yang sama, menjadi alasan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dari Jakarta, turun melakukan investigasi ke Flyover di jalan nasional ruas Tegal-Purwokerto. Tepatnya di jalur Kretek Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

"KNKT turun melakukan investigasi karena kecelakaan di Flyover Kretek ini berulang dan jangka waktu tertentu di lokasi yang sama," kata Muhamad Leksono salah astu tim KNKT, Kamis 09 November 2017.

Menurutnya, investigasi dilakukan untuk mengumpulkan data. Pengumpulan data dilakukan dengan memeriksa prasarana di Flyover Kretek, pemeriksaan kendaraan yang mengalami kecelakaan. Selain itu juga dilakukan wawancara dengan para pengemudi yang kendaraannya mengalami kecelakaan.

"Wawancara juga dilakukan pada warga sekitar Flyover Kretek untuk mendapatkan data yang akurat," ujar Leksono.

Dikatakan, selain melakukan inverstigasi langsung juga akan mengambil data dari Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal, yang sebelumny juga telah melakukan pengujian fisik di lokasi Flyover Kretek.

"Semua kita kumpulkan untuk dikaji dan hasilnya akan menjadi rekomendasi ke pihak terkait," kata Leksono.

Rencananya hasil investigasi akan segera disimpulkan dan dijadikan rekomendasi dalam waktu sekitar satu minggu. Rekomendasi akan disampaikan ke semua stake holder, diantaranya Pekerjaan Umum, Pemertintah Daerah atau Provinsi, Kementerian Perhubungan, Kepolisian, dan juga ke DPR RI Komisi V.

"Seminggu hasil investigasi akan selesai karena ini sangat urgen," tegas Leksono yang didampingi dua rekannya dalam satu tim, Ignasius Fredi dan Wisnu Haryadi.

Perlu diketahui, sejak difungsikan pada akhir Agustus 2017 lalu, tercatat ada 16 kejadian kecelakaan lalu lintas. Beberapa diantaranya terjadi hanya dalam jangka waktu beberapa menit dan jam saja.

Karena banyaknya kecelakaan ini juga telah direncanakan untuk dilakukan pemasangan barrier pemisah jalur kanan dan kiri. Barrier dimaksudkan untuk mencegah kendaraan mendahului atau mengambil jalur lawan. Pasalnya, kecelakaan yang selama ini terjadi banyakdisebabkan kendaraan yang melaju mendahului kendaraan lainnya dengan kecepatan yang tinggi.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita