Selasa, 14/11/2017, 03:19:23
Efisiensi Anggaran di Bumiayu Rp 1 M Lebih
Laporan Zaenal Muttaqin

Camat Bumiayu, Urip Rosidik (Foto: ZaenalMuttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Efisiensi anggaran pembangunan di 15 Desa yang ada di Kecamatan Bumiayu, Kabupten Brebes Jawa Tengah, mencapai Rp 1 Milyar lebih. Dana sebesar itu merupakan sisa lebih penggunaan anggaran atau Silpa.

"Tahun 2017 in ada Silpa mencapai Rp 1 milyar lebih dari hasil efisiensi anggaran," ujar Camata Bumiayu, Urip Rosidik SIP kepada PanturaNews.Com, Selasa 14 November 2017.

Menurutnya, Silpa sebesar itu merupakan hasil efisiensi dari seluruh anggaran dana pembangunan untuk 15 desa yang ada di Kecamatan Bumiayu. Adanya Silpa sma artinya dengan menyelamatkan uang negara.

"Efisiensi yang dapat dilakukan ini sama artinya kita menyelamatkan uang negara," kata Urip.

Dikatakan, efesiensi terjadi karena dalam penggunaan anggaran dapat menggunakan di bawah Rencana Anggran Belanja (RAB) yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten. Terutama dalam pembelajaan barang dapat dilakukan dengan harga yang lebih rendah dari yang ditetapkan dalam RAB.

"Dalam pembelajaan ada barang yang harganya dapat lebih rendah dari yang ditetapkan di RAB sehingga menjadi lebih efisien," ungkap Urip.

Efisensi sebesar Rp 1 M tersebut merupakan hasil perhitungan Silpa dari penggunaan Dana Desa (DD) Tahap 1, Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap 1 dan Bantuan Keuangan (BK) Provinsi dan BK Kabupaten serta Dana Bagi Hasil Pajak (DBHP). Total anggaran pembangunan untuk 15 desa yang ada di Kecamatan Bumiayu mencapai Rp 17 M lebih.

"Dari total dana pembangunan tersebut berarti efisensinya mencapai lima persen lebih," ucap Urip.

Ditambahkan, Silpa sebesar Rp 1 M tersebut selanjutnya dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Dana Silpa dari efisiensi menjadi milik desa dan dapat dikelola lebih lanjut di APBDes tahun selanjutnya.

"Silpa selanjutnya dimasukkan dalam APBDes dan setiap desa jumlah berbeda," kata Urip.

Meski begitu, Urip tetap berpesan kepada para Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Bumiayu tetap berhati-hati dalam mengelola bantuan keuangan desa. Kesalahan dalam pengelolaan dapat menjadikan permasalahan hukum dan itu harus dihindari dengan tetap berpegang pada pedoman atau aturan yang ada, seperti penggunaan Sistim Keuangan Desa (Sikeudes).

"Harus mengikuti aturan dan jangan sampai sengaja melakukan kesalahan karena akan berkibat pada permaslahan hukum," tandas Urip.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita