Rabu, 29/11/2017, 10:44:52
Badai Siklon Tropis Tak Berpengaruh di Kota Tegal
Laporan Nino Moebi

Badan Metreologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Kota Tegal (Foto: Nino Moebi)

PanturaNews (Tegal) - Badai Siklon Tropis Cempaka yang terjadi di selatan pulau Jawa, dampaknya tidak terlalu besar bagi wilayah pantura terutama untuk wilayah Kota Tegal, Jawa Tengah, dan sekitarnya.

Demikian disampaikan Kepala Bagian Prakiraan Cuaca BMKG (Badan Metreologi Klimatologi dan Geofisika) Kota Tegal, Jawa Tengah, meliputi Wilayah Karesidenan Pekalongan, Hendy Andriyanto, Rabu 29 November 2017.

"Dampak dari Siklon Tropis Cempaka untuk daerah wilayah pantura Jawa Tengah, khususnya di Karesidenan Pekalongan tidak terlalu signifkan, memang ada pengaruhnya tapi tidak terlalu besar," tegasnya.

Menurut Hendy Andriyanto, hal itu bisa dilihat saat Yogyakarta berduka cita mengalami curah hujan yang tinggi, sedangkan saat itu di wilayah Kota Tegal dan sekitarnya cenderung curah hujan tercatat dengan intensitas ringan.

“Untuk saat ini hingga tiga hari kedepan, diperkirakan curah hujan masih tetap dengan intensitas ringan sampai sedang. Untuk hari-hari kedepannya, badai Siklon Tropis Cempaka akan menjauh dari pulau Jawa,” jelasnya.

Namun demikian, BMKG menghimbau agar para nelayan selalu waspada. Itu karena beberapa hari kedepan gelombang relatif tinggi antara 1,25 meter hingga 2,50 meter. Sedangkan tinggi gelombang maksimalnya sampai 5 meter.

Sementara pemilik kapal yang juga tokoh nelayan Kota Tegal, H Tambari Gustam menyampaikan, dengan adanya badai Siklon Tropis Cempaka sangat berdampak pada kondisi nelayan. Sebagai pemilik terpaksa menahan para nelayan untuk tidak melaut, menunggu cuaca membaik.

Bagi kapal-kapal yang sudah terlanjur melaut, biasanya berteduh atau bersandar di pulau terdekat, seperti nelayan pursine berteduh sementara di Kepulauan Mata Siri, Kalimantan.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita