Jumat, 22/12/2017, 01:55:01
KPU Hitung Alokasi Kursi Empat Dapil di Kota Tegal
Laporan SL Gaharu

Ketua KPU Kota Tegal (tengah) didampingi komisionernya memaparkan tentang kouta kursi 4 dapil (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Alokasi kursi di empat (4) Daerah Pemilihan (Dapil) untuk Pemilihan Legeslatif (Pileg) tahun 2019 di Kota Tegal Tegal, Jawa Tengah, penghitungan dengan BPPd 9364 menggunakan aturan baru yaitu Sainte Lague, maka ada dapil yang quota kursinya bertambah. 

Demikian dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal, Jawa Tengah, Agus Wijanarko, SH pada Rapat Penataan Dapil dan Simulasi Penghitungan Alokasi Kursi DPRD Kota Tegal pada Pemilu Tahun 2019 yang dihadiri para pilpinan Partai Politik (Parpol), di Riez Palace Hotel Jalan Gajah Mada 75 Kota Tegal, Jumat 22 Desember 2017 pukul 09.00 WIB.

“KPU menyampaikan alokasi kursi dengan melihat perkembangan jumlah penduduk. Sedangkan untuk penghitungan perolehan kursi masing-masing partai politik, kami menggunakan aturan baru yaitu Sainte Lague. Pada Pemilu 2014, penghitungan menggunakan metode Quota Hare,” tutur Agus Wijanarko.

Dijelaskan, penghitungan dengan BPPd sama dengan 9364 menggunakan metode Sainte Lague, maka Dapil 1 Kecamatan Tegal Selatan dengan jumlah penduduk 68.087 alokasinya tujuh (tujuh) kursi. Dapil 2 Kecamatan Margadana dengan jumlah penduduk 63.230 alokasinya tujuh (tujuh) kursi.

Sedangkan Dapil 3 Kecamatan Tegal Barat dengan jumlah penduduk 67.510 alokasinya tujuh (tujuh) kursi. Dapil 4 Kecamatan Tegal Timur dengan jumlah penduduk 82.113 alokasinya sembilan (9) kursi.

“Dengan penghitungan itu, maka ada Dapil yang bertambah jumlah alokasi kursinya,” ujar Agus Wijanarko.

Terpisah, Komisioner KPU Kota Tegal, H. Thomas Budiono menjelaskan perbandingan Quota Hare dan Sainte Lague di DPRD Kota Tegal dalam Pileg 2014. Perolehan kursi pada Pileg 2014; Partai NasDen memperoleh 1 kursi, PKB 5 kursi, PKS 3 kursi, PDIP 8 kursi, Partai Golkar 4 kursi, Partai Gerindra 2 kursi, Partai Demokrat 2 kursi, PAN 2 kursi, PPP I kursi dan Partai Hanura 2 kursi.

“Jika penghitungan Sainte Lague diterapkan pada Pileg 2014, ada partai politik (Parpol) yang bertambah perolehan kursinya, dan ada yang berkurang perolehan kursinya,” kata Thomas.

Lebih lanjut dijelaskan Thomas, jika penghitungan dengan aturan baru yaitu penghitunangan Sainte Lague diterapkan pada Pileg 2014, maka yang terjadi ada parpol yang bertambah perolehan kursinya, dan ada parpol yang berkurang perolehan kursinya.

“Sebagai contoh, dengan penghitungan Quota Hare Pileg 2014, PDIP memperoleh 8 kursi. Tapi jika penghitungan dengan Sainte Lague diterapkan pada Pileg 2014, maka PDIP memperoleh 9 kursi. Sedangkan Partai Hanura yang memperoleh 2 kursi, bisa berkurang 1 kursi,” tuturnya.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita