Jumat, 29/12/2017, 11:36:11
Sempat Degradasi, Dewantara Juara DUB 2017
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Juara DUB 2017, Dewantara FC menerima piala dari Wakil Bupati Brebes (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Gelaran kompetisi Divisi Utama Brebes (DUB) 2017, yang diadakan selama dua bulan lebih di Lapangan Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brbes, resmi berakhir pada Jumat 29 Desember 2017 sore.

Menyusul kompetisi yang digelar oleh Asosiasi PSSI Kabupaten Brebes, rutin setiap satu tahun sekali ini, memasuki partai final antara PS HW Desa Sojajar, Kecamatan Wanasari dengan SSB Dewantara FC Kecamatan Jatibarang.

Dalam perebutan gelar juara DUB 2017 ini, SSB Dewantara FC, berhasil menjadi pemenangnya, usai mengalahkan PS HW Sawojajar dengan skor 2-0.

Menarik bagi SSB Dewantara FC, karena tim binaan Heri Yuliantoro ini, sebelumnya menjadi juara Liga Brebes Super (LBS) pada 2015 lalu. Namun, terdegradasi di kompetisi yang sama pada 2016 lalu.

Meski sempat terdegradasi pada 2016 lalu, namun akhirnya SSB Dewantara FC, yang diperkuat oleh beberapa eks pemain Persab Brebes, seperti Mario Nur Cahyo, Umar Hamdan dan Akhmad Rowi serta lainnya, sukses menjadi juara DUB 2017, sekaligus promosi (naik kasta-red) ke LBS pada 2018 mendatang.

Adapun jalannya pertandingan, pada babak pertama hingga turun minum, SSB Dewantara FC  unggul 1-0 atas PS HW Sawojajar, melalui tendangan yang terarah oleh Zaky. Gol yang diciptakan berkat asist Akhmad Rowi itu, tidak bisa ditepis oleh Ahmad Zaen, kiper PS HW Sawojajar.

Petaka bagi PS HW Sojajar, menjelang peluit babak pertama dibunyikan, salah satu pemainnya diganjar kartu merah oleh wasit yang dipimpin oleh Dany Senja Wijayanto.

Memasuki babak kedua, SSB Dewantara FC  tidak menyia-nyiakan peluang untuk menambah gol, karena PS HW Sawojajar kehilangan salah satu pemainnya akibat pelanggaran yang cukup keras terhadap salah satu pemain SSB Dewantara FC.

Meski, tidak seimbang dengan jumlah pemainnya, namun PS HW Sawojajar, yang diperkuat oleh beberapa eks pemain Persab Brebes, seperti Moh. Syaefudin, Faizal, Alif Fajar, Ahmad Zaen dan lainnya, tetap menunjukan kemampuan terbaiknya, hingga membuat SSB Dewantara FC dibuat kerepotan.

Alhasil SSB Dewantara FC, kembali menambah keunggulan melalui tendangan penalti Mario Nur Cahyo. Tendangan penalti itu diberikan, lantaran salah satu pemain PS HW Sawojajar melakukan pelanggaran di kotak terlarang terhadap kapten SSB Dewantara FC, Umar Hamdan.

Mario, yang ditunjuk sebagai algojo penalti pun tak menyia-nyiakan peluang emasnya tersebut. Ia berhasil menendangnya dengan baik, ke gawang yang dijaga Ahmad Zaen.

Hingga peluit panjang dibunyikan sebagai tanda berakhirnya pertandingan, kedudukan 2-0 untuk keunggulan SSB Dewantara FC.

Dengan demikian, SSB Dewantara FC meraih gelar juara DUB 2017 dan berhak membawa pulang tropi serta uang pembinaan sebesar Rp 5 juta. Kemudian sebagai runner up, yang diraih PS HW Sawojajar, selain mendapatkan tropi juga mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 3 juta.

Sedangkan, untuk juara tiga bersama diraih oleh Perselo Losari Kidul, Kecamatan Losari dan Parking FC Kecamatan Larangan. Kedua tim ini, masing-masing selain mendapatkan tropi juga mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 2 juta.

Dalam ajang DUB 2017 ini, panitia juga memberikan penghargaan tropi dan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp 1 juta, kepada pemain top skor dan pemain terbaik serta wasit terbaik.

Sebagai pemain top skor, yakni Sandy dari PS Galaxi Kecamatan Tonjong, dengan perolehan 6 gol. Kemudian, sebagai pemain terbaik adalah Faizal dari PS HW Sawojajar. Sedangkan wasit terbaik diberikan kepada Bripka Sarinto Priyono.

Bupati Brebes Idza Priyanti melalui Wakil Bupati Brebes Narjo, memberikan ucapan selamat kepada para pemenang DUB 2017.

"Selamat atas gelar juaranya, semoga bisa menjadi penyemangat untuk meraih prestasi yang terbaik bagi Kabupaten Brebes," ujarnya.

Menurutnya, predikat gelar juara maupun runner up atau predikat juara ketiga, bukanlah hal yang diutamakan. Melainkan, adalah sebagai pencarian bibit-bibit sepak bola yang handal agar prestasi sepak bola Kabupaten Brebes bisa lebih lagi.

Sementara, Sekretaris Asosisasi PSSI Kabupaten Brebes Heri Fitriansyah, juga memberikan ucapan selamat atas prestasi terbaiknya bagi para peserta DUB 2017 ini.

"Kami juga memberikan apresiasi kepada SSB Dewantara. Dimana, sebelumnya pernah menjadi juara LBS pada 2015, namun terdegradasi pada 2016, kini berhasil menjadi juara DUB 2017, sekaligus mendapat promosi ke LBS pada 2018 mendatang," ucap Heri.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak-pihak terkait atas suksesnya kompetisi DUB 2017, yang berjalan dengan sukses, tanpa adanya hambatan berarti.

"Apalagi jumlah tim yang mengikuti ada sebanyak 93 tim dengan jumlah lebih dari 2000 pemain dan 200 lebih official. Alhamdulillah, kompetisi DUB 2017 ini, dapat berjalan dengan lancar," tuturnya.

Selanjutnya, kata Heri, untuk 2018 mendatang, dimungkinkan hanya akan digelar LBS. Sementara, untuk 2019 mendatangnya, rencana akan digelar secara bersamaan antara DUB dan LBS, sehingga dalam melakukan screning pemain juga bersamaan.

"Ini dikandung maksud agar tidak terjadi pemain tidak bisa ikut tim daerah lain. Jadi, pemain harus fokus di salah satu tim," terangnya.

Dia menambahkan, ada sebanyak 8 tim, selain SSB Dewantara FC yang berhak mendapatkan promosi ke LBS pada 2018. Diantaranya adalah, PS HW Sawojajar, Perselo Losari Kidul, Parking FC Larangan, Maung Demang Salem, Arsena FC Kersana, Persika 81 Bantarkawung dan Perselu Luwunggede Kecamatan Larangan.

"Dari seluruh pemain yang ikut dalam ajang DUB 2017 ini, ada sekitar puluhan pemain yang layak masuk seleksi Persab Brebes untuk kompetisi 2018 mendatang. Siapa saja pemainnya, itu nanti dari tim talent scouting/pemandu bakat, yang akan menilainya," pungkas Ketua Umum Persab Brebes ini.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita