Rabu, 03/01/2018, 10:04:35
Bupati dan Kapolres Brebes Borong Bawang Merah
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Bupati Brebes dan beberapa PNS Pemkab setempat borong bawang merah milik petani.(Foto : Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes)  -  Harga bawang merah di tingkat petani terus merosot dalam dua bulan belakangan hingga mencapai titik terendah Rp 3 ribu per kg. Hal itu membuat ribuan petani di sentra penghasil bawang di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kelimpungan karena terus merugi.

Berbagai upaya dilakukan petani di Brebes untuk menstabilkan harga dengan melakukan unjuk rasa meminta Pemerintah turun tangan termasuk Kementerian Pertanian dan Perum Bulog untuk menyerap hasil petani bawang.

Guna mengurangi beban para petani bawang, Bupati Brebes, Idza Priyanti pun memerintahkan kepada semua Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berjumlah sekitar 12 ribu orang di lingkungan Pemkab Brebes, untuk melakukan aksi borong bawang merah.

Adapun aksi ini untuk membantu para petani bawang merah yang sedang mengalami kerugian besar akibat anjloknya harga hingga ke titik terendah. Hal itu diketahui sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Brebes kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkab Brebes, terkait pembelian bawang merah.

Bupati Brebes Ida Priyanti, mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh ASN di Pemkab Brebes untuk membeli bawang merah dari petani, minimal 2 kilogram (kg) setiap ASN dengan harga Rp 18.000 per kg.

Ia menambahkan, penyerapan oleh PNS Langkah itu dilakukan sebagai salah satu upaya menyerap hasil panen bawang merah petani yang saat ini harganya jatuh.

"Harga ini di atas harga pasaran saat ini yang hanya Rp 4.000/kg. Jadi ini bisa sedikit membantu pendapatan petani dan harga bawang bisa stabil," ujar Ida, Rabu 3 Januari 2018.

Sementara itu, Sekertaris Daerah (Sekda) Pemkab Brebes, Emastoni Ezam menjelaskan, jika pembelian bawang merah oleh ASN di jajarannya bekerjasama dengan ratusan kelompok tani yang ada di Brebes.

Setiap ASN di dinas, lanjut dia, melakukan pembelian bawang merah di kelompok tani yang berbeda. Ini bertujuan agar penyerapan bawang merah langsung di petani itu bisa merata.

Menurutny, jumlah total ASN di lingkungan Pemkab Brebes, termasuk para guru ada sebanyak 12.000 orang. Sehingga, dengan pembelian setiap ASN sebanyak 2 kg, minimal nantinya akan menyerap bawang petani sebanyak 24 ton.

"Semoga dengan upaya borong bawang oleh ASN ini diharapkan bisa membantu mendongkrak harga bawang yang sekarang sedang jatuh akibat panen raya diberbagai daerah secara serentak," tuturnya.

Terpisah, Kepolisian Resort Brebes juga menggelar aksi borong bawang merah petani yang tersebar di 17 wilayah polsek.

Kapolres Brebes AKBP Sugiarto memerintahkan seluruh anggotanya untuk bisa membeli bawang merah milik petani.

Ia menyatakan, jika sebanyak 600 personel Polres Brebes sudah mulai melakukan aksi pembelian bawang  serentak di 17 kecamatan.

"Aksi ini merupakan langkah kami untuk membantu petani di Brebes, sehingga harga bawang bisa naik. Jadi semua anggota sudah saya instruksikan untuk beli bawang dengan harga Rp 15 ribu per kg. Minimal beli 2 kg per orang," tandasnya.

 



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita