Selasa, 09/01/2018, 01:12:44
Tolak Permen KKP, Nelayan Cantrang Pantura Demo
LAPORAN JOHARI

Tolak Permen ribuan nelayan kapal cantrang Pantura menggelar aksi demo (Foto: Johari)

PanturaNews (Tegal) - Untuk sekian kalinya, ribuan nelayan kapal cantrang Pantura (Tegal, Brebes dan Pekalongan ) menggelar aksi demo menolak Premen Nomor 2/2015 tentang pelarangan alat tangkap Cantrang, di jalan lingkar utara (Jalingkut) Kota Tegal, Senin 08 Januari 2018. Selain membawa poster juga membakar ban bekas, sehingga menutup akses jalan alternatif itu.

Ketua Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT), Susanto Agus Priono menegaskan, nelayan akan tetap menolak Permen Nomor 2/2015 yang diperbaharui dengan Permen KKP Nomor 71/Permen.KP/2016. Karena dampak dari pelarangan Cantrang sekitar 12.000 nelayan menganggur. Bahkan efek dominonya sangat besar sekali, seperti ABK dan nahkoda menganggur, pengrajin tambang di Brebes nganggur, perusahaan filet gulung tikar karena tidak ada ikan.

“Demo ini merupakan demo nasional, yang dilakukan pula oleh nelayan Lamongan, bahkan Lampung. Tujuannya untuk memberi tahu kepada pemerintah bahwa Cantrang merupakan alat tangkap yang ramah lingkungan. Jika pemerintah tetap melarang Cantrang, tanggal 17 Januari 2018 lusa nelayan seluruh Indonesia akan melakukan aksi demo besar-besaran di Jakarta,” tegas Sicus pangilan Susanto Agus Priono.

Lebih lanjut kata Sicus, bahwa nelayan telah membuktikan bahwa alat tangkap Cantrang  adalah ramah lingkungan, hal itu sudah dilakukan Uji Petik dan hasilnya Cantrang ramah lingkungan, tidak sesuai yang digembor-gemborkan oleh Menteri KKP.

“Kami sudah melakukan uji petik, silahkan wartawan jika ingin melihat videonya,” imbuhnya.

Usai demo, Ketua DPRD Kota Tegal, Edy Suripno dan Plt Walikota Tegal, Nursoleh turut menandatangani petisi yang intinya pemberlakuan alat tangkap cantrang, meminta kepada Presiden Jokowi agar nelayan cantrang tetap bisa melaut, serta tidak ada lagi penangkapan nelayan cantrang oleh aparat hukum.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita