Senin, 22/01/2018, 10:26:23
Sapto Aji Ketua Tim Pemenangan Habib Ali-Tanty
LAPORAN JOHARI

Pasangan Habib Ali – Tanty foto bersama tim pemenangan usai deklarasi di kantor PKB (Foto: Johari)

PanturaNews (Tegal) - Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tegal, Habib Ali - Tanty Prasetyoningrum (HATI), mendeklarasikan Tim Pemenangan di Kantor DPC PKB Kota Tegal, Senin 22 Januari 2018.

Deklarasi dihadiri seluruh anggota DPRD dari Fraksi PKB dan dari Partai Nasdem, serta puluhan relawan yang siap memenangkan pasangan HATI. Didaulat sebagai Ketua Tim Pemenangan HATI, Sapto Aji Banaspati.

Sapto Aji Banaspati yang biasa dipanggil Mbah To, menuturkan tim pemengan dibagi dua yaitu tim internal dan eksternal. Tim internal dari unsur partai pengusung, sedangkan tim eksternal dari relawan non partai.

"Bisa masyarakat, bisa LSM atau siapa saja yang bersedia membantu memenangkan pasangan HATI," ujar Sapto.

Ditegaskan pula, dalam pemilihan walikota dan wakil walikota, untuk mencari pemimpin bukan pemimpi. Untuk itu pasangan Habib Ali dan Tanty (HATI) sangat tepat untuk pemimpin Kota Tegal.

“Habib Ali pernah menjadi anggota DPRD bahkan pernah menjadi wakil walikota. Kinerja dan kepemimpianannya sudah teruji dan tidak diragukan lagi,” tegas Mbah To.

Selain PKB dan Nasdem sebagai pengusung, pasangan HATI juga akan didukung oleh Partai PSI dan PBB, sedangkan Partai Perindo dukungannya baru secara lisan. “Kami belum bisa mengatakan Perindo akan mendukung, karena belum tertulis. Kalau hanya lisan memang iya Perindo siap mendukung,” ujar mbah To.

Sedangkan Habib Ali yakin pasangan HATI akan memperoleh suara di atas 60 persen, dengan perhitungan saat pencalonan terdahulu dengan Ikmal Jaya mampu meraih 73 persen.

Dengan modal dari PKB dan Nasdem serta relawan, tentunya akan menambah pundi-pundi suara. Habib juga menegaskan, sesuai visi dan misi yang ingin menjadikan Kota Tegal Aman dan Sentosa, pemerintahan yang bersih (Clean Government) dan tidak ada lagi kubu-kubuan.

“Tidak ada kubu-kubuan, ini orangnya walikota, ini orangnya wakil walikota, ini orangnya si anu, tidak ada hal seperti itu, semua orang Kota Tegal,” tegas Habib.

Habib juga berjanji, siap dikritik oleh siapapun selama kritiknya membangun demi kemajuan Kota Tegal. “Silahkan saya dikritik, karena dengan kritik itu akan ada perubahan. Saya pernah di Komisi E dan pernah jadi wakil walikota, jadi soal kritik-kritik itu sudah biasa, karena semua menginkan Kota Tegal yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Selain itu, Habib juga akan mengembangkan Kali Bacin menjadi destinasi wisata setelah PAI, sehingga menjadi Kali Wangi. “Kali Bacin kalau ditata yang baik bisa dijadikan destinasi wisata, sehingga image kali bacin akan menjadi kali wangi,” pungkasnya.

Sementara Tanty, tertarik dengan usaha kecil menengah dan kerajinan lokal. Meski Kota Tegal telah banyak usaha kecil, namun belum mendapat sentuhan yang maksimal, termasuk kerajinan tingkat RW atau kelurahan.

“Banyak kerajinan di tingkat RW atau kelurahan, namun mereka kesulitan menjual produknya. Untuk itu perlu adanya turun tangan dari pemerintah, sehingga kerajinan lokal bisa dipasarkan secara luas,” tandasnya.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita