Kamis, 08/02/2018, 04:20:08
Longsor Putuskan Jalan Antar-Kecamatan
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Beberapa warga dan personil TNI serta Polisi juga para relawan melakukan kerja bhakti menyingkirkan materila longosr yang memutuskan jalan antar kecamatan di Marenggeng Sindangwangi (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Bencana longsor terjadi di Dukuh Marenggeng Desa Sindangwangi, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu 07 Feberuari 2018 sekira pukul 17.00 menyusul hujan deras yang turun di wilayah tersebut. Longsor mengakibatkan putusnya jalan kabupaten ruas Bantarkawung-Larangan dan Ketanggungan.

Selain itu longsor juga mengakibatan delapan rumah terancam keselamatannya dan salah satunya telah rusak di bagian dapurnya. Berdasarkan informasi yang diperoleh, rumah yang terancam keselamatannya adalah milik Rohadi (50), Warham (30), Cahyono (50), Hendri (50), Sugito (50), Rawi (40), Kisno (48), dan Karpan (50).

Jalan yang putus tepatnya di jalur Dukuh Marenggeng. Jalan selebar beton selebar lima meter tersebut amblas sepanjang 32 meter dan kedalaman 17 meter.

"Badan jalan semuanya amblas dan tidak dapat dilintasi semua jenis kendaraan," kata Kepala Desa Sindawangi, Sudaryo.

Menurutnya, longsor terjadi di lima titik yakni, dua titik di Dukuh Babakan, dua titik di Dukuh Marenggeng dan satu titik di Dukuh Ciheuleut. Paling parah di titik Dukuh Marenggeng yang memutuskan jalan poros penghubung antara Kecamatan Bantarkawung dengan Kecamatan Ketanggungan dan Kecamatan Larangan.

"Jalan ini yang paling parah dan memutuskan jalan kabupaten yang barus selesai dibangun tiga bulan lalu," kata Sudaryo.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Brebes, Nushy Mansur yang meninjau ke lokasi mengatakan, saat ini pihaknya sedang mendatangkan alat berat untuk mengatasi jalan yang longsor sebut agar dapat segera dilintasi kendaraan.

"Kita akan upayakan untuk mengepras sisi jalan yang bagian atas untuk membuat badan jalan baru agar dapat dilintasi kendaraan," katanya.

Dikatakan, untuk penanganan selanjutnya perlu dilakukan perkuatan tebing badan jalan dengan pemasangan bronjong atau kontruksi lainnya.

"Nantinya perlua da penguat tebing dengan bronjong atau lainnya," kata Nushy.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Brebes Sudono yang juga meninjau ke lokasi longsor mendesak agara Pemkab Brebes melakukan langkah-langkah penangan darurat agar jalan dapat dilintasi dan aktivitas yang terganggu akibat putusnya jalan tersebut segera normal kembali.

"Utamanya aktivitas warga harus segera normal agar tidak mengganggu perekonomian warga," katanya.

Sementara itu, beberapa personil TNI dari Koramil Bantarkawung dipimpin langsung oleh Dnaramil Kapten Zaenal Abidin bersama warga dan juga personil dari Polsek Bantarkawung serta para relawan yang dikordinir BPBD, pada hari Kamis 08 Februari 2018 melakukan kerja bhakti menyingkirkan material longsor berupa lumpur yang menimbum bagian jalan lainnya.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita