Senin, 12/02/2018, 12:12:46
Banjir Telan Dua Korban Jiwa, Satu Rumah Roboh
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

TIM SAR Brebes mengevakusasi korban tewas asal Desa Tengki, akibat terseret gorong-gorong saluran air.(Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Meluapnya beberapa sungai dan hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng) selama beberapa hari terakhir ini, membuat puluhan desa diterjang banjir. Ribuan rumah dan hektaran sawah terendam, Senin 12 Februari 2018.

Informasi yang berhasil dihimpun PanturaNews.Com, menyebutkan, banjir menggenangi puluhan desa yang tersebar di beberapa kecamatan Kabupaten Brebes. Diantaranya, Kecamatan Ketanggungan, Jatibarang, Brebes, Wanasari, dan Bulakamba.

Di Kecamatan Ketanggungan misalnya, rumah di salah satu desa hampir semuanya terendam banjir, bahkan satu rumah warga roboh. Desa tersebut, yakni di Desa Sindangjaya.

"Hampir seluruh Desa Sidangjaya terendam banjir. Bahkan, salah satu rumah warga roboh," ujar salah satu anggota DPRD Brebes, Muh. Rizky Aubaidillah.

Wakil rakyat yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Ketanggungan ini, menyebutkan, banjir di Desa Sindangjaya akibat meluapnya Sungai Babakan.

"Ini karena puncak banjir di bendung Cisadap dini hari tadi tercatat 190 cm diatas mercu Cisadap," tuturnya.

Di Kecamatan Jatibarang, banjir juga menggenangi sejumlah desa. Beberapa diantaranya, Desa Buaran, Kalipucang, Kemiriamba, Klikiran, Tegalwulung, Kalialang, dan Rengasbandung.

Bahkan, ada salah satu warga bernama Nindya Khaerunisa (12), meninggal akibat terperosok banjir di depan rumahnya di Desa Bojong, RT: 13/ RW: 04, Kecamatan Jatibarang. Saat ini jenazah korban sudah disemayamkan di rumah duka. Korban sebelumnya dibawa oleh Polsek Jatibarang ke Puskesmas setempat.

Kemudian di Kecamatan Brebes, banjir juga menggenagi Puskesmas Pemaron, dan sekolah-sekolah serta fasilatas umum lainnya. Bahkan, salah seorang warga Desa Tengki, Kecamatan Brebes, juga dikabarkan meninggal saat memperbaiki gorong-gorong saluran air yang berada di sekitar tanggul Sungai Pemali. Korban diketahui bernama Pendi (35).

"Korban meninggal karena diduga terseret air cukup deras saat menanggulangi banjir bersama warga lainnya. Jenazah korban, sudah dibawa mobil ambulan," ujar Torik, salah seorang warga yang menyaksikannya.

Sedangkan, Dikecamatan Wanasari dan Bulakmba, sejumlah desa juga tergenang banjir. Belum diketahui secara pasti, berapa jumlah desa yang tersebar di Kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes, terendam banjir.

Sebab, saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes dan TIM SAR Brebes dengan dibantu intansi terkait, tengah melakukan pendataan serta mengevakuasi para korban banjir.

 

 



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita