Rabu, 14/02/2018, 03:06:39
Masyarakat Bumiayu Galang Dana Peduli Banjir
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Relawan dari masyarakat Bumiayu, melakukan galang dana di jalan Diponegoro Bumiayu, untuk korban bencana banjir Brebes (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Aksi penggalangan dana untuk korban banjir di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dilakukan sejumlah elemen masyarakat Bumiayu, Rabu 14 Februari 2018. Rencananya dana yang terkumpul nantinya bersama dengan bantuan lainnya akan diserahkan langsung ke korban banjir Brebes.

"Penggalangan dana rencana selama dua hari, dana yang terkumpul akan kami serahkan ke korban banjir di Brebes," ujar korlap aksi Bumiayu Peduli Banjir Brebes, Ismet.

Menurutnya, semua dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat di Brebes bagian selatan akan langsung diserahkan setelah dua hari penggalangan. Penggalangan dana dilakukan di jalan Diponegoro kota Kecamatan Bumiayu, tepatnya di depan Pegadaian.

"Masyarakat Bumiayu dan sekitarnya sangat antusias untuk memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir," ujar Ismet.

Aksi galang dana untuk korban bencana banjir dilakukan oleh beberapa elemen masyarakat di Brebes baigan selatan. Diantaranya, Aliansi Masyarakat Peduli Bencanan Indoneisa (Ampibi), Forum Komunikasi Bumiayu Entertaimen (FKBE), Banser, PGRI, Osis dan elemen masyarakat lainnya yang ada di Bumiayu.

Ismet yang juga Ketua Ampibi mengatakan, masyarakat di Brebes bagian selatan sangat kompak dan peduli. Sehingga tidak sulit untuk bersama-sama menggalang dana untuk kemanusiaan membantu warga lainnya yang terkena musibah banjir.

"Rasa kemanusiaan dan kepedulian masyarakat Bumiayu terhadap sesama cukup tinggi, sehingga dengan mudah dan cepat bersama-sama berbuat untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah," tuturnya.

Dikatakan, hingga pukul 13.00 WIB telah terkumpul dana sebesar Rp 8.418.000,00 dan beberapa karung pakai layak pakai. Bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung ke para korban banjir di Brebes. Bantuan diharapkan dapat bermanfaat dan meringankan beban penderitaan korban banjir.

"Besok kita masih akan melakukan penggalangan setelah itu akan serahkan bantuan yang terkumpul ke Brebes," ujar Ismet.

Sementara itu, banjir akibat instensitas hujan yang tinggi dan meluapnya beberapa sungai, ditambah dengan jebolnya tanggul sungai Pemali di Desa Terlangu, Kecamatan Brebes, kini meluas.

Dari pantuan PanturaNews.Com, meluasnya banjir ini akibat limpasan banjir dari luapan sungai pemali akibat tanggul jebol di Desa Terlangu menuju ke beberapa titik di Kecamatan Brebes.

Diantaranya, Kampung Saditan, yang sebelumnya ketinggian air tidak mencapai jalan raya, kini sudah mulai menggenangi jalan raya di beberapa titik kampung Saditan.

Kemudian di Kelurahan Gandasuli, Limbangan Kulon, Wetan dan Kaligangsa Kulon serta Wetan, juga mulai naik ketinggian airnya dibeberapa titik. Ketinggian air mulai meningkat hingga mencapai satu meter lebih.

Akibatnya, warga terpaksa harus dievakuasi untuk di tampung di posko-posko pengungsian, salah satunya di gedung DPRD Brebes. Sebagian besar warga yang mengungsi di gedung wakil rakyat ini, berasal dari Kelurahan Gandasuli dan Limbangan Kulon.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita