Jumat, 23/02/2018, 06:38:14
Salurkan Bantuan, Tim DeAr Terjebak Jalan Putus
LAPORAN SL. GAHARU

Rombongan Tim DeAr dan kader DPC PDIP Brebes saat transit di rumah anggota DPRD Brebes (Foto: Anto)

PanturaNews (Brebes) - Bantuan untuk korban bencana longsor di Desa Pasirpanjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang akan disalurkan Tim DeAr dari Rumah Aspirasi Dewi Aryani, belum sampai ke lokasi bencana karena terjebak hujan deras, Jumat 23 Februari 2018 pukul 15.00 WIB.

“Selain hujan deras, kami tidak bisa ke lokasi bencana di Desa Pasirpanjang, karena jalan terputus sepanjang 800 meter dan jembatan juga hancur,” terang Tim DeAr dari Rumah Aspirasi Dewi Aryani, Bagus Munaraya yang akrab disapa Rio ketika dihubungi PanturaNews melalui telepon.

Tim DeAr langsung mendapat instrusi dari Anggota DPR RI Komisi 9 Fraksi PDI Perjuangan, DR Dewi Aryani, MSi. Politisi PDI Perjuangan yang berangkat ke Senayan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes) ini, bersama keluarga besar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, peduli untuk menyalurkan bantuan.

“Bantuan yang kami kirim berupa biskuit, nasi bungkus, mie instan, selimut dan daster untuk ibu-ibu yang memerlukan,” tutur Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr ketika dihubungi memalui telepon. Dia saat ini sedang mengikuti Rakernas PDI Perjuangan di Denpasar, Bali hingga 25 Februari 2018 mendatang.

Rio yang dimpingi Anto menjelaskan, timnya yang membawa bantuan terpaksa transit di desa tetangga di rumah Anggota DPRD Brebes, Sukirso. Dari situ Tim DeAr dapat informasi, terjadi banjir lumpur di Desa Capar dan desa laiinya. Sehingga warga ngungsi ke Desa Windusakti dan Windu Asih. Jumlahnya mencapai 1000 jiwa.

“Karena itu bantuan yang kami bawa, kami serahkan di posko bantuan terdekat yang diterima kepala desa setempat,”

Diketahui, bencana tanah longsor di Desa Pasirpanjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, bertambah menjadi 18 korban luka-luka. Lima korban diantaranya telah diidentivikasi dan ditemukan tewas yaitu Hj. Karsini (56) warga Dukuh Cogreg RT 02 RW 02 Desa Pasirpanjang, Casto warga Pabelokan, Bentarsari, Kecamatan Salem, Wati (60) warga Dusun Johogan, Desa Pasirpanjang, dan Siswan (40). Sedangkan satu korban tewas asal Desa Cikoko, Cidang, Kecamatan Bantarkawung.

Berdasarkan data sementara sebanyak 15 korban yang mengalami luka dan menjalani perawatan, yakni: Dadang (45), Watirah (50) Winarto (50), Carki (50), Eri Pujiarti (50), Wati (37), Mulyono (50), Turti (40), Kartoyo (69), Azam (4), Turti (80), semuanya warga Desa Pasirpanjang, kemudian Anto (38), warga Bentarsari, Dasri (47) warga Desa Wanoja dan Eman (45) serta Sindy (19) warga Bentar.

Sedangakan korban yang belum ditemukan Rasminah, Turkiah, Haryanto, Juhari, Cumyati, Rismanto, Wastori, Daswa, Tarsinah, Sujono dan Kuswanto.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita