Selasa, 20/03/2018, 04:59:47
Korban Tewas dan Luka-Luka Korban Truk Blong
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Upaya evakuasi korban kecelakaan truk pengangkut kedelai akibat rem tak berfungsi (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Kecelakaan lalu lintas truk yang mengalami rem tak berfungsi di jalan nasional ruas Tegal-Purwokerto, Selasa (20/3) sekira pukul 08.30 WIB. Tepatnya di jalur utama Pagojengan Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes Jawa Tengah menelan enam korban jiwa dan tujuh luka-luka.

Kasat Lantas Polres Brebes, AKP M Rikha Zulkarnain SH SIK MH mengatakan, kecelakaan bermula ketika truk tronton bermuatan puluhan ton biji kedelai yang melaju dari arah Purwokerto menuju arah Tegal mengalami kondisi rem tak berfungsi.

"Truk melaju tak dapat dihentikan setelah melewati turuna Flyover Kretek dan terus melaju meski kernet truk telah turun dan berupaya mengganjel roda untuk menghentikannya," katanya.

Truk terus melaju di jalan yang menurun dan menabrak mobil bak terbuka yang mengangkut besi, kemudian menabrak lima sepeda motor yang di depannya. Truk kemudian terhenti setelah menabrak pohon mangga dan dua rumah warga yang berada di pinggir jalan.

"Korban tewas ada enam, satu orang diantaranya sempat dibawa ke Rumah Sakit dan ada tujuh yang mengalami luka-luka," kata Rikha.

Berdasarkan data yang diperoleh, para korban tewas adalah Bambang (48) warga jalan Besi Karangtalun Cilacap yang juga sopir truk, Sohih Falahudin (30), Seftika Retnosari (24) keduanya merupakan suami istri yang berboncengan sepeda motor warga Desa Pagojengan Kecamatan Paguyangan, Surono (38) warga Desa Pruwatan Kecamatan Bumiayu, Eti Kusmiyati (29) warga Desa Tumiyang Kecamatan Cilongok, Banyumas dan Agus Triyono (44) warga Desa Paguyangan Brebes.

Korban luka-luka dan menjalani perawatan di Rumah Sakit adalah, Faisal (22) kernet truk warga Jeruk Legi Cilacap, Nurhayati (40) warga Desa Pagojengan Paguyangan, Malikha (40) warga Dukuh Waru Desa Pagojengan Paguyangan, Yuni Purwanto (42) warga Dukuh Waru Pagojengan Paguyangan, Slamet Bagus (40) warga Sarwogadung Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen, Kholid (30) dan Fatan (3) keduanya warga Tumiyang Kecamatan Cilongok Banyumas. Semua korban luka dilarikan di RSU Muhammadiyah Siti AMinah Bumiayu dan sebagian dirujuk ke Purwokerto.

Kecelakaan juga mengakibatkan dua rumah yang ada di pinggir jalan mengalami rusak karena tertabrak truk yang akhirnya menghentikannya.

Kecelakaan maut tersebut jalur lalu lintas di jalan nasional penghubung jalur Pantura dengan jalur selatan pulau Jawa tersebut sempat lumpuh hampir tiga jam karena macet. Hal itu terjadi saat dilakukan evakuasi para korban dan dilakukan penarikan truk naas tersebut.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita