Minggu, 08/04/2018, 02:45:47
Herujito: Saya Mewakafkan Diri Untuk Melayani Warga
Laporan SL Gaharu

Herujito pada Kampanye Terbatas di Jalan Bali Kelurahan Mintaragen, Timur (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Seorang pemimpin jangan sampai menyakiti hari rakyatnya. Jangan sampai melakukan tindakan yang merugikan, apalagi sampai melakukan korupsi. Seorang pemimpin atau walikota, kewajibanya adalah melindungi rakyatnya. Melayani rakyatnya, karena walikota itu digaji menggunakan uang rakyat.

Demikian dikatakan calon Walikota yang diusung PDI Perjuangan, Herujito dihadapan ratusan warga Jalan Bali Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, Sabtu 07 April 2018 pukul 16.00 WIB.

Amit-amit jabang bayi kalau walikota tidak melayani rakyatnya. Apalagi sebagai wong Tegal, jangan sampai saya melakukan semua itu. Jangan sampai saya korupsi,” tegas Herujito.

Pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Tegal Nomor 5 yang diusung PDI Perjuangan, Herujito-Sugono (Heru-Gono) dengan jargon SREG, berkomitmen untuk membangun Kota Tegal dengan program-program yang sudah dirancang, yakni program yang melayani dan melindungi warganya.

Dikatakan Herujoto, dia pulang ke Kota Tegal dengan beberapa pertimbangan, melepas jabatan sebagai Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Menko PMK), Puan Maharani. Itu semua dilakukan karena ingin membangun Kota Tegal menjadi lebih baik lagi.

“Kulo niko asli wong Kota Tegal, lair néng Slerok. Sekolah SD nganti SMA néng Kota Tegal. Pas kuliah kulo néng Jakarta, tapi setiap ana kesempatan balik kampung,” tuturnya.

Sebagai orang Tegal, Herujito komitmen jangan sampai melakukan hal-hal yang menyakiti warga Kota Tegal. Melindungi dan memberikan pelayanan kepada seluruh warga, khususnya warga tidak mampu, adalah tekadnya ketika dia mendapat kepercayaan memimpin Kota Tegal.

Kulo karo panjenengan kuwé pada baé. Kulo lair néng keluarga sangat sederhana. Bapaké kulo cuma pegawé pabrik Texin. Jadi saya juga merasakan bagaimana susah makan,” ungkapnya.

Maka, lanjut Herujito, jika dia dan Sugono dipercaya dan dipilih oleh warga Kota Tegal menjadi walikota dan wakil walikota, dia sudah meniatkan untuk mewakafkan dirinya untuk melayani semua warga Kota Tegal.

“Saya sudah meniatkan, saya wakafkan diri saya untuk melayani masyarakat semua. Insya Allah itu akan saya lakukan,” tandas Herujito.

Lebih lanjut Herujito menjelaskan, dia dan Sugono bersama Tim Pemenangan, Ketua DPRD Kota Tegal, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tegal dan anggotanya, serta seluruh pimpinan DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, sudah menggodok program Sreg Program 5 Sempurna.

Apa itu program Sreg Program 5 Sempurna? Dijabarkan Herujito bahwa Program 5 Sempurna yang selalu disampaikan di 27 kelurahan adalah; Pertama PAUD gratis. Program yang kedua, program dokter jemput pasien untuk lansia dan ibu melahirkan. Program ini adalah bentuk bagaimana meningkatkan pelayanan kesehatan. Ini adalah program yang bukan sekedar retorika.

Sedangkan program Heru-Gono Sreg yang ketiga, adalah mempermudah pinjaman modal kepada UMKM sebesar Rp 5 sampai Rp 20 juta. Namun UMKM tidak hanya diberikan modal, tapi diberikan juga pendamping.

Selanjutnya, program ke empat adalah Pelayanan Tanpa Antri. Ketika warga datang untuk ngurus Akta Kelahiran, KK atau KTP, data langsung dimasukan. Selesai dalam hitungan menit, warga tinggal pulang. Ketika sudah jadi, petugas khusus dari kelurahan akan mengantarkan ke rumah warga. Dan program yang ke lima adalah penataan kampung nelayan dan pelabuhan. Pelabuhan bisa dimaksimalkan kerja sama dengan Pelindo.

“Untuk pendanaan program itu, saya tanya kepada Ketua DPRD Kota Tegal, Mas Uyip, apakah untuk program PAUD gratis ada anggaranya? Jawabnya ada. Kalau walikotanya mau, dananya pasti ada. Itu tergantung niat baik walikotanya,” tuturnya.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita