Senin, 09/04/2018, 11:56:56
Jual Obat-Obatan Terlarang, Kharis Dicikruk Polisi
LAPORAN JOHARI

Tersangka pengedar obat obatan berbahaya jenis Tramadol dan Trihex saat diperiksa penyidik (Foto: Dok/Johari)

PanturaNews (Tegal) - Lama tidak melaut, AKT alias Kharis (23) warga Desa Jatilawang, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, diringkus anggota Satnarkoba Polres Tegal Kota, di lapangan Wisanggeni saat transaksi dengan pembeli, Rabu 04 April 2018 dinihari.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Jon Wesly Arianto SIK melalui Kasat Narkoba AKP Nasoir SH menuturkan, pada Rabu 04 april 2018 jam 00.30 jajaran satnarkoba telah berhasil menangkap pelaku pengedar obat obatan berbahaya jenis Tramadol dan Trihex.

Pelaku ditangkap saat bertransaksi dengan pembeli di lapangan yang sepi dan gelap. yaitu di lapangan Wisanggeni, Slerok, Kecamtan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah.

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti, 12 strip isi 120 butir obat Tramadol HCL, 1 strip isi 10 butir obat Trihexyphenidyl, uang hasil penjualan Rp 110 rb.

"Selama tiga hari berturut-turut anggota menangkap 3 orang, 2 orang warga Pekalongan pengedar sabu dan 1 orang menjual obat-obat terlarang," kata Nasoir.

Lebih lanjut katanya, dari pengakuan pelaku obat tersebut dibeli  scr online melalui FB di akun seseorang di Jakarta, barang dikirim lewat paket.

Harga 1 box isi 5 strip Rp 150 rb.  Kemudian dijual 1 strip dengan harga Rp 50 ribu. Pelaku menjual obat obatan tersebut sudah hampir 1 bln ini.

"Alasannya karena sedang menganggur. Selama ini menjadi ABK. Keuntungannya Rp 100 - 300 ribu untuk makan, jajan dan beli rokok," ungkapnya.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita