Selasa, 10/04/2018, 06:05:04
Polres Brebes Gelar FGD untuk Ciptakan Pilgub Damai
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Forum Group Discussion (FGD) dengan tema "Untuk Mewujudkan Pemilihan Gubernur Jateng Tahun 2018 yang Aman dan Damai", digelar Polres Brebes di Bumiayu (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Polres Brebes Jawa Tengah (Jateng), menggelar Forum Group Discussion (FGD) dengan mengusung tema "Untuk Mewujudkan Pemilihan Gubernur Jateng Tahun 2018 yang Aman dan Damai", Selasa 10 April 2018 di Hotel Anggraeni Bumiayu. FGD menghadirkan pembicara dari KPUD dan Panwaslu Kabupaten Brebes dan budayawan serta dari Polres Brebes sendiri.

Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto mengatakan, FGD digelar sebagai bagian dari upaya untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng dengan aman dan damai. Untuk mewujudkan hal itu memerlukan keterlibatan semua elemen dan unsur masyarakat dan Polisi dalam hal ini mengajak semuanya.

"Untuk tugas pengamanan itu Polisi tidak mungkin bekerja sendiri tapi harus melibatkan dan bersama-sama masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, Kabupaten Brebes memiliki jumlah daftar pemilih yang tertinggi di Jawa Tengah, sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus dalam upaya menciptakan pengamanan. Selain itu Brebes juga dinilai memiliki tingkat kerawanan tertinggi.

"Kita harus optimis Brebes dan selama ini terbukti selalu aman, tetapi tetap harus meningkatkan kewaspadaan agar keamanan itu tetap terjaga," kata Sugiarto.

FGD menghadirkan pembicara Moh Subhan dari KPU Brebes Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Ketua Panwaslu Wakro, budayawan dari Banyumas Ahmad Tohari dan Kapolres Brebes AKBP Sugiarto dan dipandu oleh moderator, Deden Sulaiman. Sebagai peserta beberapa elemen masyarakat seperti ormas pemuda, ormas keagamaan, para kepala desa serta lainnya yang ada di Brebes bagian selatan.

Subhan dalam paparannya menjelaskan tentang regulasi Pemilu yang harus duketahui oleh masyarakat dan juga partai serta lainnya yang terlibat dalam kegiatan Pilgub. Pengetahuan itu penting sehingga pelaksanaan Pilgub dapat berjalan aman dan damai dengan mengikuti aturan yang berlaku.

Sementara Wakro selaku ketua Panwaslu juga mengajak masyarakat dapat berperan serta dalam melakukan pengawasan. Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan akan dapat mencegah adanya pelanggaran sehingga Pilgub akan berlangsung lebih baik dan aman serta damai.

Ahmad Tohari sebagai budayawan menyoroti rendahnya tingkat partisipasi generasi muda dalam politik termasuk dalam Pilgub. Hal itu terjadi karena generasi muda saat ini lebih banyak disibukkan dengan gawai dan tidak banyak mengetahui tentan politik dan pesta demokrasi.

"Generasi muda yang kini disebut sebagai generasi milenial mestinya diajak dan diberi pemahaman tentang politik sehingga mereka dapat lebih berperan dalam pesta demokrasi ini," katanya.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita