Rabu, 11/04/2018, 10:50:34
Panwas Panggil Pengasuh Ponpes Al Hikmah
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Video dukungan kepada calon gubernur melanggar kampanye (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Kasus dugaan pelanggaran kampanye terjadi di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hikmah 1 Benda, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Hal itu menyusul, dengan beredarnya sebuah video di youtube yang telah banyak dishare di sejumlah media sosial (medsos).

Dalam video tersebut, nampak ratusan santriwan dan santriwati dilibatkan dalam memberikan dukungan kepada pasangan calon gubernur Jawa Tengah dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor 1, Ganjar-Yasin, melalui sebuah lagu dengan judul 'Gaya Pilihan Kita', yang diaransemen dari lagu dangdut Goyang Dumang.

Terkait hal itu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Brebes, telah melakukan klarifikasi terhadap empat orang, satu diantaranya adalah Pengasuh Ponpes Al Hikmah 1 Benda, yakni KH. Labib Sodiq Sukhaemi.

"Yang bersangkutan (Pa KH. Labib Sidiq), sudah kami undang untuk diklarifikasi tadi siang sekitar pukul 13.00 WIB. Alhamdulillah, yang bersangkutan juga hadir memenuhi undangan kami," ujar Ketua Panwaslu Kabupaten Brebes, Wakro, saat dikonfirmasi dikantornya, Rabu 11 April 2018.

Menurut Wakro, pihaknya memberikan apresiasi atas kedatangannya ke Kantor Panwaslu Kabupaten Brebes. Apalagi, dengan sangat kooperatif yang bersangkutan memberikan jawaban-jawaban atas beberapa pertanyaan.

Yakni terkait dengan keterlibatan ratusan santriwan dan santriwatinya dalam memberikan dukungan kepada pasangan calon nomor 1, Ganjar-Yasin, melalui sebuah lagu dengan judul 'Gaya Pilihan Kita.

Namun demikian, pihaknya baru akan memberikan keputusan setelah melalui rapat pleno tertutup dalam waktu dekat. "Setelah sudah ada keputusan rapat pleno, selanjutnya akan kami laporkan ke Bawaslu Propinsi sebagai laporan temuan kami," tuturnya.

Menyikapi hal itu, KH. Labib Sodiq menjelaskan bahwa pembuatan video tersebut murni dari hatinya sendiri, tanpa adanya perintah dari siapapun. "Ini murni dari hati saya sendiri tanpa adanya perintah siapapun," tegas dia.

Meki begitu, lanjut dia, bahwa pembuatan video yang berisi promosi untuk memilih Ganjar-Yasin itu, pertama kali ia lihat dari kiriman pondok daerah lain.

"Saya dapat kiriman dari pondok yang lain, kok lagunya enak, jadi saya perintahkan staf saya untuk membuat yang sama seperti itu," paparnya.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita