Kamis, 12/04/2018, 10:03:04
Layanan Terpadu Satu Atap TKI Diresmikan
LAPORAN ADANG PURNOMO

Peresmian Kantor LTSA-P2TKLN Kabupaten Kendal oleh Wakil Bupati Kendal (Foto: Adang)

PanturaNews (Kendal) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, resmikan Layanan Terpadu Satu Atap Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (LTSA-P2TKLN), Rabu 11 April 2018.

Peresmian dilakukan di aula Disnakertrans Kendal oleh Wakil Bupati Kendal, Drs. Masrur Masykur yang mewakili Bupati Kendal, dr. Mirna Anissa, MSi. Hadir dalam acara tersebut Kepala BNP2TKI RI, Hermono, Dirjen Bina Penta Kementrian Tenaga Kerja RI ( Direktur PPTKLN ) R. Soes Hindarno, SE, MM

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kendal, Drs. Masrur Masykur menyampaikan apresiasinya atas diresmikannya Layanan Terpadu Satu Atap LTSA-P2TKLN.

Sebagaimana diketahui bersama, Kabupaten Kendal adalah penyumbang terbesar ke-2 Tenaga Kerja Indonesia di Provinsi Jawa Tengah setelah Kabupaten Cilacap. Pemkab Kendal sangat berkompeten terhadap persoalan tenaga kerja yang bekerja ke luar negeri.

Dengan adanya LTSA-P2TKLN, perbaikan tata kelola penempatan dan perlindungan terhadap TKI sebagai upaya pelayanan kepada masyarakat, menjadi lebih baik dari waktu sebelumnya.

"Mari kita berikan perlindungan dan menjamin pemenuhan hak para Pekerja Migran Indonesia, baik selama masa sebelum pemberangkatan, masa penempatan dan masa purna penempatan, serta kembali sampai rumah," tandas Masrur.

Kepala BNP2TKI RI, Hermono mengatakan bahwa sudah selayaknya pemerintah memberikan kemudahan, kenyamanan dan keamanan bagi Pekerja Migran Indonesia. Dengan adanya Layanan Terpadu Satu Atap LTSA-P2TKLN, maka para calon Pekerja Migran Indonesia bisa mengurus administrasi dengan mudah, cepat dan aman, karena hanya membutuhkan waktu yang singkat untuk mengurus segala dokumen yang diperlukan.

Sementara itu, Dirjen Bina Penta Kementrian Tenaga Kerja RI (Direktur PPTKLN), R. Soes Hindarno, SE, MM mengatakan bahwa PJTKI selaku sponsor, BNP2TKI dan Pemerintah harus bertanggungjawab kalau terjadi sesuatu yang merugikan TKI .

"Kasihan Pekerja Migran Indonesia yang bekerja keras, rela meninggalkan keluarganya dengan harapan akan merubah nasibnya ke arah yang lebih baik, ternyata sering mendapat perlakuan yang tidak manusiawi," kata Soes Hendarno.  

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kendal, Ratno, mengatakan bahwa Kantor LTSA-P2TKLN di Kabupaten Kendal merupakan salah satu proyek percontohan di Jawa Tengah dan nasional.

"Kantor LTSA-P2TKLN di Kabupaten Kendal masih merupakan rintisan tapi kita sudah memiliki gedungnya. Walaupun untuk pengurusan SKCK, medical check up dan paspor masih sebatas pendaftaran saja dan belum sepenuhnya selesai di satu tempat, namun secara bertahap semua layanan akan dilakukan di satu tempat," terangnya.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita