Selasa, 17/04/2018, 12:51:06
KPK Datang Selidiki Kasus Pasar Pagi Kota Tegal
LAPORAN NINO MOEBI

Usai pertemuan, Achmad Rofai menemui para pedagang di depan pendopo sambil makan nasi bungkus (Foto: Nino)

PanturaNews (Tegal) - Terkait kasus Pasar Pagi Kota Tegal, Jawa Tengah, yang masih terus bergulir dan sedang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Tegal, Pjs Wali Kota Tegal, Drs Achmad Rofai MSi mengatakan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah datang ke Kota Tegal, untuk memantau kasus tersebut.

Keterangan tersebut disampaikan Pjs Wali Kota Tegal, Drs Achmad Rofai, MSi didampingi Sekda Pemerintah Kota Tegal, Drs Yuswo Waluyo beserta OPD terkait, dihadapan puluhan perwakilan pedagang Pasar Pagi usai menggelar aksi damai di PN Tegal dan Pendopo Pemerintah Kota Tegal, Senin 16 April 2018.

"Kemarin kami sempat menerima petugas KPK, bahkan dari KPK sudah minta data-data terkait dengan Pasar Pagi dan Pasar Sore Kota Tegal,” terang Rofai.

Menurutnya, walaupun waktu menjabat singkat, tetapi dia punya kewajiban paling tidak melakukan langkah-langkah terkait dengan penyelesaian. Mungkin tidak bisa tuntas, tapi dia tetap optimis karena punya Aparat Penegak Hukum (APH) termasuk KPK.

“Dalam kasus Pasar Pagi, Pemkot Tegal selalu kalah, ini pertanyaan besar ada apa," tanya Rofai.

Achmad Rofai menambahkan, investor Pasar Pagi Kota Tegal, Aang Gunawan saat bertemu sudah berjanji terkait persoalan dengan para pedagang Pasar Pagi, katanya mau menindaklanjuti dengan melalui mediasi. Tetapi sampai hari ini (16/4/2018) tidak ada kabar apapun. Itu berarti Aang sudah tidak punya itikad baik untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Ibarat kita lagi mengurai benang yang kusut, karena kusutnya sudah lama, jadi tidak bisa persoalan Pasar Pagi bisa diselesaikan secepat yang diharapkan," imbuh Rofai.

Sementara Penasehat Hukum Pedagang Pasar Pagi, Rexon Manihuruk menjelaskan, dalam persoalan Pasar Pagi Kota Tegal, ada indikasi atas kerugian Negara, sehingga pihaknya dalam persoalan tersebut meneruskan ke Komisi Yudisial (KY) dan minta APH terutama KPK untuk mengusut sampai tuntas.

Diberitakan sebelumnya, ratusan orang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Pagi (PPPP) Kota Tegal, Jawa Tengah, menggelar aksi demo dengan melakukan long march dari Kantor Pengadilan Negeri (PN) Tegal, Jalan Mayjend Sutoyo menuju Balaikota Tegal, Jalan Ki Gede Sebayu Komplek Balai Kota Tegal, Senin 16 April 2018.

Koordinator Lapangan Aksi Demo, Caryono mengatakan, aksi dilakukan menyikapi matinya keadilan untuk rakyat dan lambannya Pemerintah Kota Tegal, dalam menangani kasus Pasar Pagi yang belum kunjung selesai hingga saat ini.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita