Rabu, 18/04/2018, 11:18:42
Dedy-Jumadi: Kota Tegal Harus Bersih dari Korupsi
Laporan Tim PanturaNews

Calon Walikota dan Wakil Walikota Tegal, Dedy-Jumadi (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, adalah dengan menghentikan praktek-praktek korupsi, dan memutus rantai kepemimpinan yang korup. Pemimpin harus punya tekad memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya.

Demikian salah satu poin dari visi misi pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Tegal Nomor 3, H. Dedy Yon Supritono, SE, MM dan Muhammad Jumadi, ST, MM (Dedy-Jumadi) yang disampaikan pada Debat Terbuka yang diikuti lima paslon yakni Nursoleh-Wartono (1), Ghautsun-Muslih (2), Dedy-Jumadi (3), Habib Ali-Tanty (4) dan Herujito-Sugono (5) di Convation Hall Hotel Bahari Inn Kota Tegal, Selasa 17 April 2018 malam.

“Pemerintahan Kota Tegal harus bersih dari praktek korupsi. Kita tidak bisa pungkiri, kita tidak bisa menutup mata, menutup telinga. Faktanya, tiga pemimpin Kota Tegal sebelumnya berakhir dengan kasus korupsi,” tutur Dedy Yon.

Sedangkan menjawab pertanyaan bagaimana untuk mewujudkan visi Kota Tegal sebagai kota perdagangan, jasa dan industri, Dedy menyampaikan bahwa visinya tentang perdagangan, jasa dan industri sudah jelas. Di Kota Tegal mengacu pada perdagangan dan jasa, diupayakan bahwa pasar tradisional yang sudah ada dipelihara, tentunya dengan menjadikan pasar yang representative, sehingga banyak animo masyarakat yang akan datang.

“Selain menjual produk sendiri, kita akan memberikan ruang kepada produk-produk daerah tetangga. Sehingga orang-orang yang akan belanja, semuanya lengkap tersedia,” ujar Dedy.

Sedangkan Jumadi melengkapi, perlu adanya inovasi dan kreatifitas yang tinggi untuk masyarakat Kota Tegal. Sesuai dengan misi ke lima Dedy-Jumadi yang diusung Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yaitu mewujudkan UMKM dan industri kreatif.

“Industri kreatif adalah kunci sukses untuk masyarakat Kota Tegal ke depan, karena disitulah letaknya pertumbuhan ekonomi, dan menopang ekonomi daerah serta ekonomi nasional,” tutur Jumadi

Lebih lanjut dipaparkan, Dedy-Jumadi yang mengusung tema besar yaitu; Berdidekasi: Bersih, Demokratis, Disiplin dan Kaya Inovasi. Bersih dari praktek korupsi. Karena itu bersama partai pengusung telah sepakat untuk memutus rantai kepemimpinan yang korup.

“Kami berikrar untuk menghentikan praktek korupsi di Pemerintahan Kota Tegal. Dengan mengucap Bimillah, pada kepemimpinan 2019-2024, Kota Tegal wajib bebas dari korupsi,” tegas Dedy.

Pemimpin Kota Tegal, sambung Jumadi, harus Kaya Inovasi. Artinya pemimpin Kota Tegal harus menjadi contoh dan pendorong bagi birokrasi dan masyarakat, untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan jaman.

Pasangan Dedy-Jumadi akan berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik di semua lini kepada masyarakat Kota Tegal, khususnya warga miskin dan tidak mampu. Pasangan ini akan berjuang sekuat tenaga untuk memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya.

“Kota Tegal akan kami jadikan tempat yang aman dan menyenangkan bagi semua etnis dan golongan dalam beribadah, beraktifitas dan berinteraksi sosial. Jadi kami memohon agar masyarakat Kota Tegal tidak ragu-ragu memilih Dedy-Jumadi pada 27 Juni 2018 nanti,” tambah Jumadi.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita