Kamis, 10/05/2018, 03:27:46
Korban Mako Brimob Dimakamkan di Bumiayu
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

PanturaNews (Brebes) - Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Condro Kirono memimpin prosesi pemakaman Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Ruspuji Siswanto SH di Taman Makam Pahlawan Kusuma Tama II Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes, Kamis 10 Mei 2018.

Yudi Ruspuji yang semula berpangkat Ipda dan mendapat penghargaan kenaikan pangkat setingkat menjadi Iptu adalah anggota Brimob korban kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jakarta, Rabu 09 Mei 2018.

Jenazah dibawa dari Jakarta dan tiba di tempat kelahirannya di Desa Penggarutan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Kamis dini hari pukul 01.00 WIB..

Pemakaman secara militer dihadiri oleh kedua orang tuanya dan keluarganya serta disaksikan ratusan pelayat yang terdiri dari jajaran anggota Polres Brebes dan masyarakat.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono usai prosesi pemakaman jenazah memgatakan, Kapolri beserta seluruh jajaran anggota Polri menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Iptu Anumerta Yudi Ruspuji Siswanto yang gugur saat melaksanakan tugas.

"Jajaran keluarga besar Kepolisian merasa sangat kehilangan atas meninggalnya salah satu putra terbaiknya," katanya.

Menurutnya, empat dari lima anggota Polri yang meninggal akibat kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua berasal dari Jawa Tengah. Keempatnya secara serentak dimakamkan pada Kamis 10 Mei 2018 ini di masing-masing daerah asalnya.

"Mereka gugur dalam melaksanakan tugas untuk membela kebenaran" ujarnya.

Dikatakan, Polri akan tetap tegar dan akan terus memberantas kejahatan terorisme untuk membela kebenaran. Diharapkan seluruh komponen bangsa juga ikut serta mendukung Kepolisian dalam memberantas segala bentuk kejahatan

"Masyarakat diharapkan juga ikut mendukung memberantas segala bentuk kejahatan," katanya.

Yudi Ruspuji meninggal dengan meninggalkan satu isteri dan empat anak.

Sebelumnya, peristiwa kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua terjadi Selasa 08 Mei 2018 malam yang melibatkan beberapa narapidana terorisme dengan anggota kepolisian.

Lima polisi gugur dan satu narapidana kasus terorisme tewas dalam insiden tersebut. Satu narapidana terorisme itu ditembak karena melawan dan merebut senjata petugas. Para korban tewas dari Kepolsian yakni, Bripda Wahyu Catur Pamungkas, Bripda Syukron Fadhli Idensos, Ipda Rospuji, Bripka Denny, Briptu Fandi dan satu korban tewas dari tahanan kasus terorisme, Benny Syamsu Tresno.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita