Sabtu, 12/05/2018, 10:40:46
Ditjen PAUD dan Dikmas Resmikan Kampung Literasi
LAPORAN JOHARI

Salam Literasi pada peresmian Kampung Literasi di Kelurahan Panggung, Kota Tegal (Foto: Johari)

PanturaNews (Tegal) - Jalan Kali Gung Gang III, Kelurahan Panggung RT 04/04, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, dinobatkan sebagai Kampung Literasi. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita untaian bunga melati di depan gang oleh Ditjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud Jakarta, Abdul Kahar, Jumat 11 Meei 2018.

Menurut Abdul Kahar, kriteria dari sebuah kampung literasi adalah dengan hadirnya ruang baca yang mudah diakses oleh masyarakat. Selain itu, adanya angka penurunan buta aksara menjadi tolak ukur sebagai kampung literasi.

"Kebetulan angka pemberantasan buta aksara di Kota Tegal terus menurun. Upaya ini harus ditingkatkan terus," kata Abdul Kahar .

Dietgaskan, untuk menjadikan sebuah Kampung Literasi, bukan hanya menempatkan sebuah benda seperti buku-buku atau rak buku di sudut-sudut atau di depan rumah saja namun yang lebih penting adalah menggerakan masyarakat agar mereka  minat membaca.

“Hal ini kami dari Kemendiknas tidak punya teori, bagaimana caranya menggerakan masyarakat untuk mau  baca buku, hanya orang-orang penggiat Literasilah seperti pak Yusqon yang mampu menggerakan masyarakat. Saya salut dengan pak Yusqon dan harus diaperesi,” tegasnya.

Sedangkan di Jawa Tengah, Kampung Literasi baru ada lima, namun dia lupa dimana saja. “Kalau gak salah di Jateng baru ada lima Kampung Literasi, tapi saya lupa dimana saja,” ujarnya.

Pjs Walikota Tegal, Drs Achmad Rofai MSi melalui Kadisdik Dr Johardi mengatakan, TBM Sakila Sakerti telah membangun instrumen minat baca dari lingkup kecil hingga berkembang dalam komunitas. Dari komunitas pengasong terminail sekarang bekembang menjadikan Kampung Literasi. Dengan TBM di Kota Tegal, adanya pergesaran budaya baca, dari budaya baca buku menjadi budaya baca virtual melalui internet dan media elektronik lainnya.

“Sekarang dengan mudahnya, mendapatkan informasi, dari Hp kita bisa membaca artikel apa saja, di mana saja dan kapan saja ,” kata Johardi.

Pemkot Tegal memiliki kewajiban untuk menjamin hak masyarakat untuk memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan melalui perpusatakaan.

Pendiri TBM Sakila Sakerti, Dr Yusqon, dengan adanya Kampung Literasi di Kelurahan Panggung, diharapankan diikuti pula oleh kelurahan-kelurahan lainnya. Tujuannya, mengajak masyarakat untuk minat membaca sehingga bisa mengurangi buta aksara.

“Contohnya, di kampung ini setiap teras rumah diletakan buku-buku bacaan apa saja, sambil moci bisa baca buku. Dengan membaca buku membuka jendela dunia,” ujarnya.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita