Minggu, 20/05/2018, 09:13:28
10 Korban Tewas Truk Ngeblong Teridentifikasi
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Truk terbalik setelah mengalami rem blong dan menabrak banyak kendaraan dan mengakubatkan banyak korban (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Sepuluh korban tewas akibat tertabrak truk tronton yang mengalami rem blong di Jalan Diponegoro Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu 20 Mei 2018, berhasil diidentifikasi. Sementara satu korban belum dapat diketahui identitasnya.

Sepuluh korban tewas yang telah teridentifikasi tersebut, yakni Amaliyah Dwi Cahyani (20) asal Bumiayu, M Hanif Amrulloh (37) asal Bumiayu, Yuli Pujiati Ningrum (31) asal Bumiayu, Nada Salsabila Alda (10) Bumiayu, Rizal (31) asal Bumiayu, Saekhun (60) asal Bumiayu, Karempeng (60) asal Bumiayu, Wahidin (27) asal Bumiayu, Roni (48) asal Majalengka RT 02 RW 07 dari Majalengka, Jawa Barat, M Faozan (45) asal Desa Dukuhturi RT 03 RW 04 Kecamatan Bumiayu.

Selain korban tewas kecelakaan juga mengakibatkan 11 orang mengalami luka-luka, yakni Muksinin (35) asal Dukuh Bulu Belik Kabupaten Pemalang, M Eldin Nofal (12) asa Dukuh Nagawiru Desas Kalilangkap Kecamatan Bumiayu, Indra Galih Yumanto (26) asal Dukuh Waru Desa Pagojengan Kecamatan Paguyangan, Ramihun (35) asal Dukuh Ciku Desa Plompong Kecamata Sirampog, Mujamil (47) Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu, Rudi Hartono (43) dari Dukuh Tengah Desa Jatisawit, Wildah Wahyu (17) asal Desa Kalijurang Kecamatan Tonjong.

Didin Hasanudin (55) asal Kampung Baru Desa Kalierang Bumiayu, Mu'isah (36) asal Desa Pengarasan Kecamatan Bantarkawung, sembilan korban ini dirawat di RSU Muhammadiyah Siti Aminah. Sementara dua korban luka dirawat di RS Alam Medika Bumiayu, yakni Abdul Faqih (15) asal Dukuh Genteng Desa Pruwatan Bumiayu, dan Firda Ayu Febriani (9) asal Desa Pakujati Kecamatan Paguyangan.

Kanit Laka Polres Brebes Iptu Budi Supartoyo mengatakan, kecelakaan akibat truk akibat rem tak berfungsi menabrak 13 sepeda motor dan satu mobil Avanza. Selain itu sejumlah bangunan rumah juga rusak akibat disruduk truk naas tersebut.

"Kendaraan sepeda motor 13 unit dan satu mobil serta beberapa rumah rusak akibat tertabrak truk yang remnya tak berfungsi," katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Tegal, Adhitiya yang datang ke Bumiayu mengatakan, Jasa Raharja akan memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal sebanyak Rp 50 juta per korban. Sementara untuk korban luka-luka mendapatkan jaminan biaya pengobatan maksimal sebesar Rp 20 juta.

"Sekarang kami sedang lakukan pendataan dan besok sudah bisa kami berikan santunan," katanya saat melakukan pendataan korban di RSUD Bumiayu.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Diponegoro, Kecamatan Bumiayu, tepatnya di jalur Desa Jatisawit. Truk tronton bermuatan gula pasir puluhan ton diduga mengalami rem tak berfungsi menabrak beberapa kendaraan dan juga perumahan warga di pinggir jalan.

Truk dengan nomor polisi H 1996 CZ yang melaju dari arah Purwokerto diduga mengalami rem tak berfungsi setelah melintasi jembatan Flyover, dan terus melaju hingga masuk ke jalur kota Bumiayu.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita