Selasa, 03/07/2018, 09:29:40
Saksi Tolak Tandatangan Berita Acara Rekapitulasi
LAPORAN NINO MOEBI

Ketua KPU Kota Tegal (tengah) memeriksa berita acara hasil rekapitulasi suara Pilwalkot di Kecamatan Tegal Timur (Foto: Nino)

PanturaNews (Tegal) - Dua orang saksi dari Paslon Nomer 4 Habib Ali-Tanty, Hery Budiman dan saksi dari Paslon Nomor 5 Heru-Gono, Cahyono menolak tandatangan di berita acara hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Tegal, di tingkat Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin 2 Juli 2018 sore.

Usai pembacaan hasil penghitungan suara Pilwalkot Tegal di pendopo Kecamatan Tegal Timur, Hery Budiman menyampaikan, dasar tidak mau menandatangani berita acara, karena banyak dokumen yang berserakan dimana-mana dan ada kotak suara yang kosong.

Hal senada juga disampaikan oleh saksi dari Palson Nomor 5, Cahyono yang menolak tanda tangan berita acara dengan alasan ada kotak suara yang bersegel, tetapi setelah dibuka ternyata kosong dan permasalahan C1 diluar sampul banyak yang berceceran di kotak suara lain. "Saksi dari paslon Nomor 2 dari perseorangan juga tidak hadir.

"Saksi dari jalur perseorangan absent, tidak hadir sejak penghitungan suara dan tidak ada pemberitahuan," kata Ketua KPPK Tegal Timur, Kota Tegal, Subehi.

Sebelumnya terjadi hal yang sama di PPPK Tegal Barat, Kota Tegal. Dua saksi dari paslon Nomer 4, Sulaiman dan saksi dari paslon Nomor 5 Mujianto, tidak mau menandatangani berita acara.

Keduanya beralasan, nota keberatan karena di TPS 3 Kelurahan Muarareja, ada 35 orang yang ikut mencoblos tetapi identitasnya tidak jelas karena hanya tertulis nama saja. Nota keberatan yang ditulis ternyata juga tidak sesuai.

Saksi dari paslon Nomor 1, semula juga tidak mau tandatangan, namun beberapa saat setelah koordinasi akhirnya mau tanda tangan. Sedangkan saksi dari paslon Nomor 2 dari jalur perseorangan tidak hadir.

Rekapitulasi penghitungan suara Pilwalkot Tegal 2018 di PPPK Tegal Timur selesai pukul 17.00 WIB, dan langsung dibawa ke Kantor KPU Jalan Sembodro Kota Tegal, dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan.

Diketahui hasil Real Count KPU Kota Tegal, Pasangan Nomor 1: HM. Nursholeh dan H. Wartono (Nursholeh- Wartono) yang diusung Partai Golkar dan Partai Hanura meraih 21.029 suara (15,48%).

Pasangan Nomor 2, HA. Ghautsun dan H. Muslih Dahlan (Ghautsun-Muslih) dari jalur Perseorangan (Independent), meraih 17.189 suara (12,65%).

Nomor 3, H. Dedy Yon Supritono, SE, MM dan Muhammad Jumadi, ST, MM (Dedy-Jumadi) yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meraih 38.041 suara (28,01%).

Pasangan Nomor 4, KH. Habib Ali Zaenal Abidin, SE, MH dan Tanty Prasetyo Ningrum, SH, MM (Habib Ali-Tanty) yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Nasional Demokrat (NasDem), meraih 37.770 suara (27,81%).

Sedangkan pasangan Nomor 5, Herujito, S.IP dan Sugono (Heru-Gono) yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), meraih 21.802 suara (16,05%).




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita