Kamis, 05/07/2018, 23:59:58
Rekapitulasi: Perolehan Suara Umi-Ardi Mutlak
LAPORAN NINO MOEBI

Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tegal (Foto: Nino)

PanturaNews (Tegal) - Perolehan suara Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tegal, Dra Hj Umi Azizah-Sabilillah Ardie B.SC (Umi-Ardi) unggul diseluruh kecamatan. Hal itu terungkap saat rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tegal Jawa Tengah, tingkat Kabupaten  Tegal 2018 di Gedung Korpri Jalan dr Sutomo Slawi, Kamis 5 Juli 2018.

Perolehan suara untuk paslon Umi-Ardi tertinggi di Kecamatan Adiwerna, Paslon Nomor 1, H Rusbandi - H Fatchuddin SE yang diusung oleh Partai Golkar dan PPP memperoleh sebanyak 64.155 suara. Paslon Nomor 2, Drs Haron Bagas Prakosa M.Hum - H Drajat Adi Prayitno diusung oleh Partai PDI dan Nasdem memperoleh 148.000 suara dan Paslon Nomor 3,

Drs Hj Umi Azizah - Sabilillah Ardie B.SC yang diusung oleh PKB, Gerindra, PKS dan PAN memperoleh 518.017 suara.

Untuk jumlah suara sah sebanyak 730.172 suara, jumlah suara tidak sah 39.727 suara dan jumlah seluruh suara sah dan suara tidak sah sebanyak 769.899 suara.

Ketua KPU Kabupaten Tegal, Drs Sukartono MM menyampaikan, apresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tegal dan jajaran TNI- Polri serta instansi terkait yang ada kaitannya dengan kegiatan Pilkada, karena telah mampu memberikan pemahaman hingga pelaksanaan berjalan lancar.

"Untuk perolehan suara terbanyak pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tegal adalah paslon Umi-Ardi sebanyak 518.017 suara unggul diseluruh 18 Kecamatan yang ada," tutur Kartono.

Kapolres Tegal, AKBP Dwi Agus menyampaikan, proses pemilihan suara hingga rekapitulasi hasil penghitungan suara tepat tepat dengan waktu yang sudah ditetapkan semua terpenuhi, tidak ada kegiatan yang melebihi waktu. Itu artinya proses berjalan sesuai yang dijadwalkan dan tidak ada permasalahan di Kabupaten Tegal, aman dan kondusif.

"Tidak ada masalah yang menonjol, diantara 18 Kecamatan kami kontrol dan cek tidak ada masalah. Memang untuk pengiriman kotak suara dari kecamatan ke KPU ada diskualifikasi, tapi semuanya masih dalam tenggang korelasi batas waktu yang diatur oleh KPU, jadi tidak ada PPK yang terlambat mengirim kotak suara ke KPU," tutur Kapolres



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita