Rabu, 05/09/2018, 17:02:13
Puskesmas Bumiayu Sosialisasi POPM Filarisasi
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Kepala Puskesmas Bumiayu, dr Zunan Arif Budi S (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Puskesmas Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengadakan Advokasi dan Sosialisasi Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis, Rabu 05 September 2018.

Kegiatan yang dipandu langsung oleh Kepala Puskesmas Bumiayu dr H Zunan Arif Budi S itu digelar di Aula Kantor Kecamatan Bumiayu dan diikuti para kader Posyandu, Kepala Desa serta lainnya.

“Melalui sosialisasi ini diharapkan yang hadir dapat menyampaikan kepada keluarga dan masyarakat sekitarnya akan pentingnya pencegahan penyebaran penyakit ini. Karena penyakit ini tidak dapat diobati, hanya dapat dicegah," ujar Zunan.

Menurutnya, penyebaran penyakit ini melalui cacing filaria yang dibawa oleh nyamuk. Semua jenis nyamuk dapat menjadi pembawa parasit, sehingga pencegahan yang dapat dilakukan dengan membunuh cacing yang telah berada di dalam tubuh dengan meminum obat yang dapat membunuh cacing filaria.

“Diharapkan kepada para peserta sosialisasi dapat menyampaikan kepada masyarakat pentingnya meminum obat pencegahan ini meskipun ada sebagian efek ringan yang dapat dialami setelah meminum obat ini”, kata Zunan.

Dikatakan, efek ringan yang dihasilkan oleh obat pencegahan ini memang ada, tapi tidak sebanding dengan dampak cacat permanen yang dihasilkan jika telah tertular penyakit kaki gajah.

"Dari pada nanti cacat lebih baik diminum meski bisa ada efek samping ringan," kata Zunan.

Kegiatan eliminasi penyakit kaki gajah dengan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis secara serentak sedang berjalan. Setiap warga baik anak maupun dewasa harus minum obat tersebut setahun sekali selama lima tahun.

"Sudah dimulai tahun kemarin dan sekarang lagi, sampai lima tahun ke depan," pungkas Zunan.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita