Jumat, 13/05/2011, 08:47:00
Antono Terpilih, Hasyim Mundur Dari Kepala Dinkes
Agus Zahid

dr Hasyim Purwadi (Foto: Agus Zahid)

PanturaNews (Pekalongan) - Pasca Pemilukada Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, 1 Mei 2011 dengan terpilihnya Drs H Amat Antono Msi dan Fadia Arofik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan 2011-2016, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan era kepemimpinan Dra Hj Siti Qomariyah MA dan Ir H Wahyudi Pontjo Nugroho MT, yaitu dr M Hasyim Purwadi memilih mengundurkan diri dari jabatan sebagai kepala dinas yang menangani masalah kesehatan itu.

Alasan pengunduran dirinya karena khawatir atau bisa dikatakan 'takut' terhadap kepemimpinan Drs H Ahmat Antono Msi yang terkesan tegas, cepat, cermat dan cekatan seperti pada saat menjabat Bupati Pekalongan periode 2001-2006 silam.

Surat Pengunduran dirinya telah disetujui oleh Bupati Dra Hj Siti Qomariah MA yang akan berakhir masa jabatanya pada 27 Juni 2011, menyusul dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati terpilih Drs H Amat Antono Msi dan Fadia Arofik.

Ketika dikonfirmasi, dr Hasyim Purwadi mengaku dirinya telah mengundurkan diri dari Jabatan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan karena khawatir tidak bisa mengikuti pola kepemimpinan H Antono. Menurutnya, surat pengunduran diri itu telah mendapat persetujuan dari pimpinan saat ini yakni Dra Hj Siti Qomariyah MA.

"Ya saya memang mengundurkan diri, malahan surat persetujuan pengunduran diri itu tadi sudah saya terima," terang Hasyim saat di temui di tempat prakteknya di Perum Puri Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Kamis 12 Mei 2011 pukul 21.00 WIB.

Hasyim tampak khawatir terhadap kebijakan Drs H Amat Antono Msi yang tegas, tangkas dan gesit serta cekatan dalam memimpin, seperti yang pernah diterapkan pada saat menjabat Bupati Pekalongan periode 2001-2006 silam.

"Saya tidak akan mampu mengikuti pola kepemimpinan Pak Antono yang begitu cepat dan tegas. Selama ini saya masih bisa agak santai. Kalau nanti harus cepat, malam-malam di panggil saya jelas capek, apalagi jam segini (pukul 21.00-Red) masih praktek pengobatan di klinik, kondisi saya tentu capek, tidak mampu," terang Hasyim.

Sebelumnya Hasyim mengaku sudah pernah akan mengundurkan diri, namun belum mendapat persetujuan dari pimpinan. Ketika pengunduran dirinya kali ini baru mendapat persetujuan, Hasyim berkeinginan kembali menjadi pegawai fungsional di RSUD Kraton.

Sementara Bupati Pekalongan, Hj Siti Qomariyah MA ketika dikonfirmasi membenarkan adanya permohonan pengunduran dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Hasyim Purwadi. Pihaknya memberikan persetujuan pengunduran diri itu atas dasar pertimbangan kesehatan.

"Surat pengunduran dirinya sudah saya tanda tangani, pertimbanganya karena yang bersangkutan sakit," terangnya. 

Berdasarkan berbagai sumber menyebutkan, selama lima tahun kinerja dihampir seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Pekalongan, terkesan lamban dan kurang pengawasan serta ketegasan dari pimpinan. Terpilihnya kembali Drs H Amat Antono menjadi Bupati Pekalongan periode 2011-2016, tentunya sangat berdampak terhadap kinerja SKPD-SKPD yang selama ini kurang mendapat perhatian secara komperhensif dari pimpinan dalam hal ini bupati.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita