Jumat, 01/07/2011, 04:22:00
Pendapatan Dari Tiga Perusda Tidak Bisa Diandalkan
TK-Takwo Heriyanto

Abdullah Syafaat ST

PanturaNews (Brebes) - Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Abdullah Syafaat ST, menilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sejumlah Perusahaan Daerah (Persuda) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat tidak bisa diandalkan. Pasalnya, hasil yang diperolehnya justru pendapatannya kecil, tapi pengeluarannya lebih besar. Sejumlah perusda tersebut masing-masing adalah Perusda Perbengkelan, Percetakan dan Farmasi.

"Akibatnya Pemkab Brebes selalu mengalami kerugian terus," kata Anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Brebes itu kepada PanturaNews, Jumat 01 Juli 2011.

Menurutnya, dari ketiga perusda tersebut tidak ada pemasukan ke kas daerah, karena kinerjanya yang masih jelek. "Kalau ketiga perusda tersebut dibubarkan, kan sayang. Karena disitu ada beberapa karyawan yang masih membutuhkan pekerjaan," ujarnya.

Kalaupun ketiga perusda itu, lanjut Syafaat, akan meminta tambahan modal untuk peningkatan kinerja, DPRD juga tidak akan menganggarkannya. Sebab, selama ini kinerja ketiga perusda tersebut masih jelek. Namun demikian, untuk menyelamatkan aset daerah dan meningkatkan lapangan pekerjaan serta meningkatkan PAD pada ketiga perusda, maka perlu dilakukan merger ketiga perusda itu.

Ia berharap, Pemkab Brebes bisa menekankan bagaimana caranya perusda bisa melakukan langkah-langkah yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan kontribusi terhadap PAD. Terkait dengan jabatan kepala perusda yang sejak dulu hingga sekarang hanya dipegang oleh pejabat itu-itu saja, dan tidak ada pergantian, menurut Syafaat adalah kewenangannya bupati.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita