Senin, 05/09/2011, 22:55:08
Brigjen Anas Yusuf Terima Buku Mentalitas Wong Brebes
SL Gaharu & Takwo Heriyanto

Atmo Tan Sidik (kanan) memberikan hadiah buku kepada Brigjen Pol Drs. Anas Yusuf saat acara temu kangen. (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Warga Kabupaten Brebes yang tergabung dalam ikatan alumni SMP Negeri 1 angkatan tahun 1976 dan alumni dari SMA Negeri 1 angkatan tahun 1980, Jumat 2 September 2011, mengadakan temu kangen di rumah makan Gusti Cafe Pantai Randusanga Indah.

Menurut Ketua Panitia Temu Kangen, Ir Edi Ismoro, bahwa maksud diadakannya reuni atau temu kangen adalah untuk nyambung tali paseduluran, sekaligus sebagai inventarisasi ide sebagai sumbangan agar kedepan Kabupaten Brebes akan lebih maju, minimal bisa sejajar dengan daerah lain.

Ketika memasuki acara sapa akrab dan pemberian motivasi yang disampaikan dua orang yang mewakili para alumni, Brigjen Pol Drs. Anas Yusuf yang baru mengukir prestasi atas keberhasilan menjadi ketua tim penangkapan Muhammad Nazaruddin, dengan kelakar dan penuh humor mengatakan dirinya tetap menjadi pribadi seperti yang dahulu.

“Saya masih Anas Yusuf seperti yang dulu,” ujarnya yang ditingkahi dengan celetukan teman-teman, “Oh ya jelas Anas Yusuf, bukan Anas Urbaningrum”.

Lalu iapun melanjutkan catatan kecil tentang nostalgia bersama para sahabat di SMP 1 dan SMA 1 Brebes. Anas memiliki komitmen, selaku putra daerah harus memberikan sumbangan pemikiran yang baik untuk kabupaten Brebes, dan dia pun sering memberikan sumbang saran pemikiran melalui bupati.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kombes Drs. Basaruddin yang kini menjabat sebagai ajudan wakil Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, prinsipnya sebagai manusia tidak boleh sombong, lupa kacang akan kulitnya. Namun hendaknya saling membantu, saling tolong menolong, dan harus berada dalam koridor kebaikan dan takwa. Jangan tolong menolong untuk hal yang berkaitan dengan kemungkaran.

Dalam acara ramah-tamah tersebut dilakukan pembacaan puisi bahasa Brebes berjudul “Wasiate Mbok Tuwa Kanggo Sing Lagi Pada Balik Neng Desa“ oleh Drs. Atmo Tan Sidik yang saat ini menjabat Kabag Humas dan Protokol Setda Brebes. Berikut penggalan puisinya:

“Aja pada sombong, kayong ora weruh sing nggeyong, eling yen pangkat wenang minggat, dunya wenang lunga, umur gantungan, bojo silihan, anak titipan, sing pada eling maring sedulur nang desa, sebab emane anak maring wong tuwa mung saupa, tapi emane wong tuwa maring anak, saklapa, yen wong tuwa sugih anake pada didadekna ratu, tapi yen anak sing sugih, wong tuwane pada didadekna pembantu, wong tuwa ora bakal ngersulah sanajan ngopeni anak jumlahe tekan pitu, tapi anak pitu ngopeni wong tuwa siji, ikhlase durung tentu.

Seusai acara, Brigjen Pol. Drs. Anas Yusuf menerima kenang-kenangan buku bertajuk ‘Sejarah Mentalitas Wong Kabupaten Brebes’. Sedangkan Kombes Drs. Basaruddin menerima hadiah buku karya ulama Kabupaten Brebes berjudul ‘Sebaiknya Anda Tahu karangan Kyai Haji Sholeh Muhammad Basalamah asal Jatibarang, Kabupaten Brebes.

“Kedua buku itu dihadiahkan dengan harapan tetap ingat pada daerah asalnya,” ujar Tuti Heri Pamularsih yang bertindak sebagai pemandu acara.

Dalam acara temu kangen tersebut, para alumni sepakat untuk lebih serius menyumbangkan tenaga dan pemikirannya, karena dari jumlah penduduk Kabupaten Brebes yang saat ini mencapai 1.755.784 jiwa, 23,01% atau 398.700 adalah penduduk miskin. Acara temu kangen yang dihadiri kurang lebih 80 orang, ditutup dengan pembacaan doa oleh Ahmad Munir.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita