Selasa, 01/11/2011, 16:49:20
Butuh Bantuan, Kedua Mata Hasyim Kena Tumor Ganas
Zaenal Muttaqin

Hasyim Faturahman, anak penderita tumor mata didampingi neneknya (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Hasyim Faturahman (8) anak dari pasangan suami isteri, Fanani (38) dan Ayanah (35), warga Dukuh Belik RT 03 RW 02 Desa Negarayu, Kecamatan Tonjong, Brebes, Jawa Tengah, menderita tumor ganas di kedua matanya. Akibat penyakit itu, kondisinya sangat mengenaskan, kedua mata anak kelas III di SD Negarayu 1 ini keluar, dan mata yang kanan juga sudah tak bisa untuk melihat.

"Sudah hampir satu bulan ini anak saya menderita sakit, kedua matanya seperti mau keluar," kata Ayanah, saat disambangi PanturaNews di rumahnya, Selasa 01 November 2011 siang.

Menurut Ayanah, sembelumnya Hasyim tidak mengalami gejala penyakit apa-apa, tiba-tiba mengeluh sakit pada matanya dan lama-lama membengkak. Karena kondisinya yang makin parah berbekal kartu Jamkesmas, Hasyim dibawa berobat di RS Margono Purwokerto setelah sebelumnya diperiksakan di Puskesmas terdekat.

"Di RS Margono, Hasyim dirawat selama lima hari tapi tidak ada perubahan apa-apa, akhirnya pulang," ujar Ayanah.

Dikatakan, menurut keterangan dari dokter di RS Margono, Hasyim menderita tumor ganas dan harus menjalani pengobatan di RS Yogyakarta atau Semarang. "Di Purwokerto tidak sanggup katanya harus berobat ke Yogyakarta atau Semarang," tutur Ayanah.

Setelah pulang dari RS Margono dua hari yang lalu Hasyim masih tergeletak di rumahnya. Kondisi ekonomi orang tuanya yang tak mampu membuat Hasyim belum bisa dibawa berobat lagi. "Jamkesmas punya tapi untuk biaya perjalanan dan selama di Yogyakarta atau Semarang tidak punya," keluh Ayanah.

Selama ini, Hasyim tinggal dan dirawat oleh neneknya, Nairoh (70). Sementara Ayanah yang sudah cukup lama berpisah dengan suaminya, terpaksa merantau ke Jakarta untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. "Hasyim di rumah sama neneknya, saya kerja di Jakarta, sekarang pulang karena dikabari Hasyim sakit," kata Ayanah.

Dengan kondisi Hasyim yang semakin parah penyakitnya, Ayanah hanya bisa pasrah dan berharap ada uluran bantuan dari dermawan atau pemerintah untuk mengurus dan biaya pengobatannya. "Anak saya lima, Hasyim yang ke empat, kehidupan kami sangat kekurangan apalagi kalau harus mengeluarkan biaya untuk operasi," ungkap Ayanah.

Sementara itu, Camat Tonjong, Drs Hudiyono MSi melalui Sekcam Tonjong, Eko Purwanto SP mengatakan, pihaknya telah melaporkan secara tertulis tentang kondisi Hasyim ke Bupati Brebes melalui dinas terkait. Diharapkan segera ada tindak lanjut dari Pemkab untuk bantuan pengobatan.

"Hasyim juga memiliki kartu Jamkesmas, sehingga bisa diupayakan untuk mendapatkan bantuan pengobatan," katanya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita