|
PanturaNews (Brebes) - Meski harga gabah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada sepekan terakhir ini terus naik, namun kenaikan itu belum banyak dinikmati oleh petani. Pasalnya, saat ini belum banyak petani yang panen.
"Harga gabah kering giling sekarang Rp 4500 per kilogram (kg), tapi umumnya petani belum bisa panen," kata Ratub (55) petani dari Kecamatan Bantarkawung, Brebes pada PanturaNews, Kamis 29 Desember 2011.
Menurut Ratub, dengan harga Rp 4500 per kg untuk gabah kering giling atau sekitar Rp 4100 per kg untuk gabah kering panen, petani bisa mendapatkan keuntungan jika hasil panennya juga bagus. Keuntungan itu bisa dihitung dari biaya produksi dan hasil panennya, untuk satu hektar lahan pertanian biasanya membutuhkan ongkos produksi sekitar Rp 6 juta dan hasil panen standar sekitar enam ton gabah.
"Hasil panen satu hektar bisa mencapai enam ton gabah kering panen," ujar Ratub.
Dikatakan, harga gabah pada bulan lalu masih dibawah Rp 4000 per kg. Kenaikan pada sepekan ini dipicu oleh permintaan yang tinggi seiring dengan peringatan Natal dan Tahun Baru. Sementara persediaan terbatas karena umumnya petani belum panen.
"Rata-rata petani belum panen, tanaman padinya belum layak panen, hanya satu dua saja yang sudah panen," tutur Ratub.
Sementara itu, pantauan PanturaNews di Pasar Induk Bumiayu, harga beras antara Rp 7000 hingga Rp 8000 per kg. Harga ini cukup tinggi dibanding sebulan sebelumnya yang berkisar Rp 6500 hingga Rp 7500 per kg.
"Harga beras naik sekitar Rp 500 per kg dari bulan lalu," kata Sairoh (50), salah satu pedagang beras.