Kamis, 29/12/2011, 04:02:24
Dewi Aryani, Nara Sumber Utama Lomba Presenter RRI
SL Gaharu

Dewi Aryani (kiri) saat menjadi nara sumber utama final Lomba Presenter tingkat Nasional RRI (Foto: Wiwien)

PanturaNews (Jakarta) - Kandidat doktor Universitas Indonesia (UI) yang juga sebagai DUTA UI untuk Reformasi Birokrasi Indonesia, Dewi Aryani, menjadi nara sumber utama pada final Lomba Presenter tingkat Nasional yang diselenggarakan Radio Republik Indonesia (RRI), Kamis 29 Desember 2011 siang.

Asisten Producer RRI Pusat, Wenny, menjelaskan acara yang berlangsung di Pusat Pemberitaan RRI, Gedung RRI lantai 7 Jalan Medan Merdeka Barat 4 dan 5 Jakarta, menghadirkan nara sumber diantaranya adalah wawancara dan tanya jawab berbagai hal masalah bangsa, mulai masalah energi dan sumber daya mineral, percaturan kegiatan sosial politik dalam negeri, ideologi pancasila, pilar-pilar kebangsaan dan karakter berbangsa dan bernegara.

Dewi Aryani yang juga Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan mengatakan, kegiatan semacam ini sangat penting mengingat RRI adalah lembaga penyiaran nasional milik pemerintah. Karena itu kualitas dan kompetensi para presenter menjadi amat penting. Dalam dunia penyiaran, presenter adalah asset, ibarat produk dalam suatu perusahaan. Jadi kualitas menjadi krusial dan penting.

Hal mendasar sebagai presenter, lanjut Dewi, harus benar-benar dibangun sejak awal. Tidak hanya masalah latihan vokal, tapi jjuga faktor knowledge paling utama. Presenter harus memahami segala masalah bangsa, segala bentuk kegiatan dalam negara termasuk bidang ekonomi, politik, pertahanan, sosial budaya dan lain lain.

"Saya dulu juga pernah menjadi penyiar TVRI maupun RRI. Jadi kehadiran saya disini juga mengobati rasa kangen sebagai awal media. Bagi saya media adalah hidup saya, kawan-kawan media adalah sahabat terbaik saya. Karenanya dalam perjuangan untuk kesejahteraan rakyat, merangkul kawan media adalah kewajiban. Tanpa kerjasama kolektif semua pihak, maka cita-cita pendiri bangsa untuk mensejahterakan rakyat hanya akan menjadi mimpi belaka," tandas Dewi yang memiliki resolusi tahun 2012, salah satunya adalah wisuda doktoral dan lengkap sebagai ahli bidang scenario planning kebijakan energi.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita