Jumat, 13/01/2012, 05:57:13
Harga Sayuran Melonjak, Wortel Capai Rp 6000 Per Kg
Zaenal Muttaqin

Petani sedang membersihkan wortel hasil panennya (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Harga sayur-sayuran di tingkat petani pada pekan ini melonjak, terutama wortel mencapai Rp 6000 per kilogram (Kg), padahal sebelumnya hanya Rp 1500 per Kg. Kenaikan harga sayuran di lereng Gunung Slamet kawasan Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah itu, karena sedikitnya persedian akibat menurunnya hasil panen.

Petani dari Desa Dawuhan, Sirampog, Abdul Kholik, Jumat 13 Januari 2012 siang mengatakan, melonjaknya harga wortel dipicu oleh sedikitnya persedian akibat menurunya hasil panen. Setiap hektar lahan biasanya mengasilkan 15 ton, tapi pada saat ini petani hanya mampu panen sebanyak 6-7 ton.

"Penurunan hasil panen ini disebabkan oleh cuaca, sering turun hujan menjadikan tanaman wortel tidak bisa tumbuh dengan baik," katanya.

Abdul Kholik yang juga Kepala Desa Dawuhan ini mengungkapkan, meski harga wortel melonjak keuntungan yang diperoleh petani tidak terlalu besar. Hal itu bila dihitung dengan biaya untuk produksinya yang mencapai Rp 5 juta per hektarnya.

"Biaya yang dikeluarkan petani untuk pengolahan lahan dan pemupukan tanaman wortel rata-rata Rp 5 juta untuk tiap hektarnya," tutur Kholik.

Selain wortel, harga sayuran yang melonjak adalah kol dan tomat. Harga kol saat ini Rp 1800 per Kg yang semula berkisar hanya Rp 1000 per Kg. Untuk tomat saat ini juga melonjak sampai Rp 8000 per Kg di tingkat petani, tapi untuk sayuran ini tidak bisa tumbuh dan berbuah di Dawuhan, karena kondisi cuaca.

"Harga tomat juga melonjak tapi petani disini tidak menanam, karena tidak bisa tumbuh normal," pungkas Kholik.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita